Selasa, 16 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Dampak Dolar Naik ke Jambi

Harga Sembako di Muaro Jambi Melonjak, Imbas Harga BBM Naik dan Melemahnya Rupiah

Harga sembako di Muaro Jambi mulai naik pasca naiknya harga BBM dan melemahnya nilai tukat rupiah terhadap dolar AS.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muzakkir | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Muzakkir
NAIK - Warga Jambi sedang berbelanja di toko sembako, Senin (15/6/2026). Harga sembako di Kabupaten Muaro Jmabi melonjak naik, terutama tepung sagu dan minyak goreng. Kenaikan ini imbas naiknya harga BBM dan lemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolasr AS 

TRIBUNJAMBI.COM, Sengeti - Harga sembako di Muaro Jambi mulai naik pasca naiknya harga BBM dan melemahnya nilai tukat rupiah terhadap dolar AS.

Di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Muaro Jambi, harga berbagai komoditas bahan pokok dilaporkan merangkak naik signifikan.

Lonjakan tertinggi tercatat pada komoditas sagu dan minyak goreng.

​Pantauan di Pasar Tradisional Sengeti, baik pedagang maupun pembeli mulai mengeluhkan pergerakan harga yang terus melonjak dalam beberapa waktu terakhir.

Komoditas sagu bahkan mencatatkan rekor kenaikan tertinggi, dari semula Rp9.000 per kilogram kini melesat menjadi Rp14.000 per kilogram.

​Selain sagu, sejumlah komoditas pangan penting lainnya juga ikut mengalami penyesuaian harga.

Minyak goreng curah naik menjadi Rp22.000 dari sebelumnya Rp20.000 per kilogram.

Beras kualitas premium naik dari Rp295.000 menjadi Rp297.000 per karung kemasan 20 kilogram.

Baca juga: Kalapas Muara Bulian Silaturahmi ke Baznas Batang hari, Perkuat Pembinaan Warga Binaan

Baca juga: Antrean Solar Mengular di Sejumlah SPBU Kota Jambi, Sopir Truk Rela Tunggu hingga 5 Jam

Sementara itu, gula pasir naik tipis menjadi Rp18.500 dari harga semula Rp18.000 per kilogram.

​Harpika, pedagang di Pasar Tradisional Sengeti, mengungkapkan bahwa lonjakan harga ini dipicu oleh rantai efek kenaikan BBM yang langsung mendongkrak biaya transportasi logistik. 

Khusus minyak goreng, kenaikan juga dipicu oleh menguatnya harga kelapa sawit di tingkat produsen.

​"Biaya transportasi angkutan barang otomatis naik karena BBM naik. Selain itu, harga bahan baku seperti kelapa sawit juga sedang tinggi, jadi modal kita mengambil barang ikut naik," ujar Harpika.

​Melihat kondisi saat ini, para pedagang memprediksi harga kebutuhan pangan masih akan bertahan di angka tinggi. 

Harga bahkan berpotensi kembali merangkak naik dalam beberapa waktu ke depan jika belum ada intervensi dari pihak terkait. (Tribunjambi.com/Muzakkir)

 

Ikuti saluran Tribun Jambi di WhatsApp

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Antrean Solar Mengular di Sejumlah SPBU Kota Jambi, Sopir Truk Rela Tunggu hingga 5 Jam

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Jambi-Kerinci Tanpa Transit Setelah Dolar Naik Rp799.960

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
VS
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
VS
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved