Berita Bisnis
Desa Ibru dan Bukit Makmur Jadi Bukti Sukses Desa BRILiaN di Jambi
Program Desa BRILiaN yang digagas PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berdampak nyata bagi pengembangan ekonomi desa di Provinsi Jambi.
Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: asto s
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Program Desa BRILiaN yang digagas PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan dampak nyata bagi pengembangan ekonomi desa di Provinsi Jambi.
Tidak hanya meningkatkan kapasitas tata kelola desa, program ini juga mendorong lahirnya inovasi dan transformasi digital yang mampu mengangkat potensi lokal menjadi sumber ekonomi baru.
Dua desa di Kabupaten Muaro Jambi menjadi contoh keberhasilan program tersebut, yakni Desa Ibru di Kecamatan Mestong dan Desa Bukit Makmur di Kecamatan Sungai Bahar.
Pimpinan Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Jambi, Mochamad Chandra Ariesta mengatakan Desa BRILiaN merupakan program pemberdayaan dan inkubasi desa yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan desa, mengembangkan potensi ekonomi lokal, serta mempercepat pengentasan kemiskinan melalui pembangunan ekosistem desa yang terintegrasi.
"Program Desa BRILiaN bertujuan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas desa dalam mengelola potensi yang dimiliki sehingga mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujarnya.
Keberhasilan program tersebut terlihat dari capaian Desa Ibru yang berhasil meraih penghargaan nasional sebagai Desa BRILiaN Paling Inovatif dan Digitalisasi Terbaik.
Melalui BUMDes Suka Makmur, desa ini memanfaatkan lahan tidur untuk budidaya tanaman biofarmaka, khususnya kunyit
Tidak berhenti pada penjualan hasil panen, masyarakat setempat mengembangkan produk turunan bernilai tambah berupa sabun batang kunyit dan berbagai produk herbal kesehatan yang kini menjadi salah satu oleh-oleh khas daerah.
Transformasi serupa juga terjadi di Desa Bukit Makmur di Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi.
Desa ini berhasil masuk dalam jajaran 15 Desa Terbaik Nasional pada ajang Desa BRILiaN Batch 3.
Melalui pendampingan yang diberikan BRI, Desa Bukit Makmur mengoptimalkan pemanfaatan website desa dan media sosial untuk mempromosikan potensi perkebunan kelapa sawit.
Selain itu, pengelolaan BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) juga mulai menerapkan sistem akuntansi digital untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan usaha.
Menurut Chandra, capaian kedua desa tersebut menunjukkan bahwa desa memiliki peluang besar untuk berkembang apabila mampu mengelola potensi lokal secara kreatif dan didukung pemanfaatan teknologi.
Secara nasional, program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.200 desa di berbagai wilayah Indonesia.
Di Jambi sendiri, puluhan desa telah mengikuti berbagai batch program dan sejumlah di antaranya menunjukkan perkembangan yang signifikan.
| Transaksi hingga Menabung di BRI, UMKM Batanghari Rasakan Kemudahan Kelola Usaha |
|
|---|
| Daftar Angsuran KUR Mandiri untuk Pinjaman hingga Rp500 Juta Tenor 1-5 Tahun |
|
|---|
| Tabel Angsuran KUR BRI 2026 untuk Pinjaman sampai Rp500 Juta Selama 1-5 Tahun |
|
|---|
| Bolu Sawit Masuk Loyang, Bukan Lagi Wajan: Kisah UMKM Jambi Menemukan Peluang Baru |
|
|---|
| BRI Dorong Kemandirian Desa di Jambi Lewat Program Desa BRILiaN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Petani-Desa-Ibru-Kecamatan-Mestong-Kabupaten-Muaro-Jambi-memanen-Kunyit.jpg)