Kerinci Raih WTP Enam Kali Berturut-turut, Adirozal: Hasil Kerja Keras Seluruh OPD

Pada 2014, Bupati Kerinci, Adirozal mengukir sejarah yakni berhasil meraih opini WTP dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jambi

IST
DOKUMEN - Penyerahan opini WTP dari BPK RI Jambi ke Bupati Kerinci Adirozal beberapa tahun lalu 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Pemerintah Kabupaten Kerinci tahun ini kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian. Pada 2014, Bupati Kerinci, Adirozal mengukir sejarah yakni berhasil meraih opini WTP dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jambi untuk pertama kalinya.

Sejak saat itu, Pemkab Kerinci berhasil mempertahankan WTP selama Enam kali berturut-turut yakni 2014, 2015, 2016, 2017, 2018. Pada laporan keuangan Pemerintah kabupaten Kerinci tahun 2019 ini, juga mendapat opini WTP dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jambi.

WTP merupakan bentuk pengakuan atas keberhasilan dalam pengelolaan keuangan daerah, yang diberikan oleh BPK RI yang ditujukan atas kewajaran laporan keuangan dengan memperhatikan kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi pemerintahan efektifitas, pengendalian intern, dan kepatuhan terhadapan Peraturan Perundang-undangan.

UPDATE Kasus Positif Covid-19 Masih Ada, Hari Ini Bertambah 1.240 Orang Total Sudah 51.427

Dilaporkan ke Dewan Pengawas Karena Naik Helikopter, Ketua KPK Ngaku Menyewa dan Bayar Sendiri

Pak Kades Modal Nekat Duduk di Depan Paha Aminah, Alhamdulillah Bayinya Lahir

Keberhasilan Kabupaten kerinci meraih opini WTP, diumumkan secara resmi secara virtual setelah BPK memeriksa laporan keuangan pemerintah daerah kerinci tahun 2019 lalu.

Bupati Kerinci, Adirozal, dikonfirmasi membenarkan Pemkab Kerinci kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Kerinci Tahun 2019 lalu.

"Ya, Pemkab Kerinci kembali meraih opini WTP. Kerinci sudah Enam tahun berturut-turut dapat WTP," ujarnya.

Menurutnya, ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh OPD. Ini tidak mudah, dikarenakan BPK sebagai auditor selalu melihat dan memonitor sejauh mana temuan dahulu ditindak lanjuti dan melihat terus pengelolaan keuangan dan aset daerah untuk dipertanggungjawabkan.

"Untuk itu, kita terus mengajak staf bisa menggunakan uang secara efektif dan evisien, serta aset yang terkelola dengan baik," ujarnya.

Hotman Paris Tetap Minta Tetap Percaya Investasinya, Meskipun Skandal Jiwasraya Seret 13 Korporasi

BREAKING NEWS Warga SAD di Merangin Tewas Tertembak Kecepek Sendiri, Peluru Kena Dagu Tembus Kepala

Tak Didukung Berkarir di Militer, Tessy Srimulat Beralih Jadi Komedian, 6 Bulan Tak Ada Job di TV

Penulis: heru
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved