Jambi Rawan Narkoba, BNN Sarankan Pemkot Sungai Penuh Tes Urine Massal untuk PNS

Keluarga dan kampung harus menjadi benteng yang kuat untuk menghadapi kejahatan penyalahgunaan narkoba.

Tribunjambi/Aryo Todang
BNN Provinsi Jambi menangkap tujuh pengedar narkoba kelas kakap dengan barang bukti 7,9 kg. 

TRIBUNJAMBI.COM,SUNGAIPENUH - Keluarga dan kampung harus menjadi benteng yang kuat untuk menghadapi kejahatan penyalahgunaan Narkoba. Hal itu disampaikan Sekda Kota Sungai Penuh, Alpian saat menerima kunjungan Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol Dwi Irianto, Selasa (23/6) kemarin.

Kunjungan Kepala BNNP Jambi beserta rombongan itu dalam rangka sosialisasi instruksi presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekuros Narkotika tahun 2020-2024.

Mewakili Walikota H.Asafri Jaya Bakri (AJB), Sekda Alpian dalam sambutannya menyampaikan, penyalahgunaan narkoba dan zat aditif lainnya membawa dampak luas dan kompleks seperti, perubahan sikap, kriminalitas, gangguan kesehatan, menurunnya produktifitas secara drastis.

Kasus Narkoba di Kerinci Meningkat, 40 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

Bahaya Narkoba Melebihi Virus Corona, Bupati Merangin Minta Dibentuk BNN Merangin

Ada dua entitas yang sangat penting yang bisa menyelamatkan banyak hal di Kota Sungai Penuh. Yakni, keluarga dan kampung yang menjadi lingkungan sosial terkecil.

Keluarga dan kampung lanjut Sekda, harus menjadi benteng yang kuat untuk menghadapi kejahatan penyalahgunaan narkoba sekaligus menyelamatkan generasi muda.

Sementara itu, kepala BNN Provinsi Jambi, Brigjen Pol Dwi Irianto dalam sambutannya menyebutkan, Provinsi Jambi saat ini sudah masuk ambang rawan dalam hal penyalahgunaan Narkoba.

"Menjadi tugas kita bersa untuk menjaga dan memberi pengertian kepada masyarakat," ujarnya.

Tindakan pemberantasan penyalahgunaan ujarnya, harus diimbangi dengan pencegahan.

"Keluarga menjadi garda terdepan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba," jelasnya.

Kepala BNN Provinsi Jambi juga menyarankan agar Pemkot Sungai Penuh melakukan tes urin massal terhadap PNS sebagai langkah pencegahan. (*)

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved