Breaking News:

Kasus Narkoba di Kerinci Meningkat, 40 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

Kasus penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Kerinci masih tinggi.Awal 2020 Januari hingga Mei ada 25 kasus penangkapan.

Tribunjambi.com/Darwin Sijabat
Ilustrasi Sabu 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Kasus penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Kerinci masih tinggi. Awal 2020 Januari hingga Mei ada 25 kasus penangkapan yang dilakukan petugas kepolisian. 

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Kerinci, AKBP Heru Ekwanto saat peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Kamis (25/6).

Ia menyebutkan, pada awal 2020 kasus narkotika terjadi peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

Kadus Koto Boyo Tewas Ditusuk Saudaranya, Kasus Perselingkuhan Terungkap dari Pesan WhatsApp

Ketua KPU Pertimbangkan Tunda Pelaksanaan Pilkada 2020 Ini, Alasannya Ternyata Cuma Ini

"Untuk tahun ini, per Januari sampai dengan Mei 2020, ada sebanyak 25 kasus penangkapan dengan jumlah 40 orang tersangka. Meningkat dibanding tahun sebelumnya dengan periode yang sama," kata Kapolres Kerinci.

Meningkatnya kasus tersebut ujarnya, artinya pihaknya telah bekerja semaksimal mungkin dalam mengungkap peredaran narkotika ditengah masyarakat.

"Pihak kami telah bekerja semaksimal mungkin dengan tanpa pandang bulu dalam mengungkap peredaran narkotika ditengah masyarakat," sebutnya.

Ia berharap, ada sinergitas antara semua elemen untuk memberikan edukasi serta bahaya dari penggunaan narkotika kepada keluarga serta masyarakat dilingkungan.

"Semua elemen kita harapkan secara bersama melindungi keluarga, masyarakat terdekat kita dalam memberikan edukasi akan bahayanya penyalahgunaan narkotika ini," harapnya.(*)

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved