Breaking News:

Virus Corona

Dokter dan Perawat Yang Meninggal Selama Pandemi Covid-19 Bakal Diberi Santunan Ratusan Juta

Selama Pandemi Covid-19 ini, di antara banyak korban meninggal, ada juga tenaga medis yang meninggal. Seperti dokter dan perawat

Editor: Rahimin
TRIBUNJAMBI/ANTARA
Doni Munardo 

TRIBUNJAMBI.COM – Selama Pandemi Covid-19 ini, di antara banyak korban meninggal, ada juga tenaga medis yang meninggal. Seperti dokter dan perawat.

 Atas pengabdian tersebut, tenaga medis yang meninggal dunia akan diberikan santunan.

 Hal itu dikatakan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

 Doni mengucapkan terima kasih atas donasi yang diberikan masyarakat untuk penanganan Covid-19.

 Doni mengatakan, sebagian dari donasi tersebut diberikan kepada tenaga medis yang meninggal dunia baik yang langsung maupun tidak langsung dalam menangani Covid-19.

Komandan Brimob dan Marinir Bakal Dijabat Bintang Tiga, Tjahjo: Danrem Juga Diisi Bintang Satu

Terbakar Api Cemburu, Dory Harsa Sindir Nella Kharisma Ketika Goyang di Depan Pria Lain: Enggak Rela

Dewi Perssik Nangis Sejadinya Saat Dibentak Suami Lantaran Cemburu Dengar Ramalan Denny Darko Ini

Ia mengatakan, dokter yang meninggal dunia selama pandemi ini diberikan santunan sebesar Rp 250 juta, sementara Perawat menerima sebesar Rp 150 juta.

 "Setiap dokter yang wafat baik karena langsung atau tidak langsung tangani Covid-19, itu dapat 250 juta, untuk perawat 150 juta, untuk pekerja lainnya seperti pengemudi ambulans dan lain-lainnya 100 juta," kata Doni raker dengan Komisi VIII di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Dokter dan Perawat di Italia yang menangani pasien Covid-19
Dokter dan Perawat di Italia yang menangani pasien Covid-19 (ist)

Doni mengatakan, donasi yang terkumpul juga disalurkan dari relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk masyarakat pendatang yang ada di Pulau Jawa.

 "Belum lagi bantuan-bantuan yang disalurkan dari relawan untuk masyarakat kita di Pulau Jawa ini yang pendatang, sebagian besar dari timur dan mereka tidak punya KTP di sini, sehingga mereka enggak dapat bantuan, ini enggak luput dari kami," ujarnya.

 Lebih lanjut, Doni mengungkapkan, donasi yang diterima Gugus Tugas Covid-19, tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga dari masyarakat dan swasta.

Ternyata Ini Chat WhatsApp Terakhir Nus Kei ke John Kei sebelum Penyerangan di Green Lake City

430 Karyawan Gojek Kena PHK, Layanan GoLife dan GoFood Festival Resmi Ditutup

Sedang Patroli di Kongo Pasukan Perdamaian PBB Diserang Milisi, 2 Anggota TNI Jadi Korban

 Bahkan, salah satu aplikasi digital berbasis online menyumbangkan dana untuk penanganan Covid-19 dalam jumlah yang cukup besar.

  "Bantuan yang diterima Gugus Tugas itu bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga dari swasta luar biasa, bahkan Tiktok alokasikan dana Rp 100 miliar untuk kepentingan kegiatan penanganan Covid-19 ini," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ketua Gugus Tugas Covid-19: Dokter yang Wafat Dapat Santunan Rp 250 Juta, Perawat Rp 150 Juta

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved