430 Karyawan Gojek Kena PHK, Layanan GoLife dan GoFood Festival Resmi Ditutup

Buntut keputusan tersebut, Gojek pun harus memberhentikan sebanyak 430 karyawan atau 9 persen dari total karyawannya.

Editor: Tommy Kurniawan
Kolase/Tribun Jambi
Ilustrasi-Ojol 

TRIBUNJAMBI.COM - Akibat wabah virus corona, sejumlah perusahaan mulai melakukan PHK sejumlah karyawannya, satu diantaranya Perusahaan Gojek.

Sebelumnya perusahaan teknologi Gojek akan menutup layanan GoLife dan GoFood Festival

Layanan GoLife yang meliputi layanan GoMassage dan GoClean, serta GoFood Festival yang merupakan jaringan pujasera GoFood di sejumlah lokasi, akan dihentikan.

Dalam siaran persnya, Gojek mengatakan keputusan ini diambil berdasar evaluasi situasi makro ekonomi dan perubahan perilaku masyarakat ditengah pandemi virus corona (Covid-19).

Perusahaan Gojek menyebut, di masa pendemi ini perilaku masyarakat menjadi lebih waspada terhadap aktivitas yang melibatkan kontak fisik.

Hilang Misterius di Palembang, 3 Anak Bersaudara yang Hilang Bikin Bingungnya Sang Ayah

Bidan dan Perawat Disekap di Angkot 4 Jam, Perampok Bawa Putar-putar Sebelum Kuras Harta

Kronologi Kakek Minta Cucu Pegang Kemaluan, Dilepas saat Aksi Cabulnya Ketahuan Nenek

Prostitusi Online: Tarif Sekali Kencan Plus Kamar Rp 300 Ribu, Transaksi Seks Online Jadi Bukti

"Kedua bisnis ini, GoLife dan GoFood Festival membutuhkan interaksi jarak dekat, dan mengalami penurunan permintaan secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir seiring dengan pandemi COVID-19. Aplikasi GoLife dapat digunakan hingga 27 Juli 2020," terang Gojek dalam pernyataan persnya.

Buntut keputusan tersebut, Gojek pun harus memberhentikan sebanyak 430 karyawan atau 9 persen dari total karyawannya.

Sebagian besar karyawan yang diberhentikan tersebut berasal dari divisi yang terkait dengan GoLife dan GoFood Festival.

Co-CEO Gojek Andre Soelistyo memastikan ini merupakan keputusan pengurangan karyawan satu-satunya yang dilakukan Gojek ditengah masa Pandemi covid-19.

"Kami ingin memastikan bahwa keputusan pengurangan karyawan ini merupakan satu-satunya yang kami lakukan di tengah situasi COVID-19," terang Andre.

Penutupan layanan GoLife juga berdampak pada mitra GoLife.

Namun demikian, Gojek tidak akan begitu saja memutus hubungan dengan mitranya tersebut.

Gojek akan memberikan dukungan berupa ‘Program Solidaritas Mitra COVID-19’ kepada mitra yang aktif menggunakan platform sebelum adanya pembatasan akibat COVID-19.

Hal ini berupa program peningkatan keterampilan melalui pelatihan online yang dapat menjadi bekal jangka panjang untuk memperoleh penghasilan tambahan.

Halaman
12
Sumber: Surya
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved