Berita Nasional
Kisah John Kei yang Merantau ke Jakarta Cuma Bermodal Nekat, Ketemu Saudara Lewat Gegara Celana
Kisah John Kei yang Merantau ke Jakarta Cuma Bermodal Nekat, Ketemu Saudara Lewat Gegara Celana
TRIBUNJAMBI.COM - Belakangan ini nama John Kei jadi pembicaraan warganet dan masuk pemberitaan-pemberitaan media nasional.
Memiliki nama asli John Refra atau John, ternyata pernah punya cerita miris dan susah sebelum dirinya dikenal seperti saat ini.
Hal itu tak terlepas dari aksi pembacokan di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, dan penembakan di Perumahan Green Lake City, Cipondoh, Tangerang, Minggu (21/6/2020).
Kejadian tersebut sempat dikira merupakan perampokan biasa.
Di jagat media sosial Twitter, John Kei pun trending dan sampai dijuluki sebagai The Godfather of Jakarta.
Julukan tersebut biasanya diberikan kepada kepala mafia.
Menurut laman Kompas.com, John Kei memang tak asing dalam dunia kriminalitas.
Dia disebut mampu berbisnis layaknya mafia.
Dalam video di kanal YouTube Gilbert Lumoindong pada 15 Februari 2020 lalu, John Kei sempat mengungkapkan kisah hidupnya bisa merantau ke ibukota.
Kala itu, dia mengaku sudah tobat.
Pria kelahiran 10 September 1967, itu berasal dari Desa Tutrean, KEcamatan Kei Besar Selatan, Maluku Tenggara.
Adapun dia merantau ke Pulau Jawa pada 1986.
Dari Elat, dia naik kapal laut bertujuan ke Surabaya.
• Baim Wong Dibully Netizen Gara-gara Ucapan Ulang Jokowi, Edit Caption hingga Matikan Kolom Komentar
• Ternyata Begini Kondisinya, 49 Kepala Sekolah di Muarojambi Masih Dijabat PLT
• Sinopsis Film USS Indianapolis: Men of Courage Tayang di Trans TV, Kisah Nyata Kapal Perang Dunia II
"Saya cuma ingin tahu, orang selalu bilang Jawa Jawa, saya juga mau tahu Jawa tuh gimana sih," ujar John Kei mengungkapkan alasannya merantau, dikutip TribunJabar.id, Senin (22/6/2020).
Lebih lanjut John Kei bercerita, dia sebenarnya minta izin ke orang tuanya untuk pergi ke Dobo, Kepulauan aru, Maluku.
Jadi, orang tuanya tak mengetahui anaknya itu pergi ke Surabaya.