Keputusan Arab Saudi, Pelaksanaan Ibadah Haji 2020 Tetap Dilaksanakan, Tapi dengan Jumlah Terbatas

Pemerintah Arab Saudi telah mengambil keputusan untuk tetap mengadakan pelaksanaan ibadah haji pada tahun 2020.

Editor: rida
ist
pelaksanaan ibadah haji 2020 
TRIBUNJAMBI.COM - Pemerintah Arab Saudi telah mengambil keputusan untuk tetap mengadakan pelaksanaan ibadah haji pada tahun 2020. 

Akhirnya kabar pelaksanaan ibadah haji telah ditetapkan.

Pemerintah Arab Saudi telah mengambil keputusan untuk tetap mengadakan pelaksanaan ibadah haji pada tahun 2020.

Mengutip pernyataan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Selasa (23/6), yang disampaikan oleh Kedutaan Besar RI di Riyadh, Arab Saudi telah mengambil keputusan terkait pelaksanaan haji.

 

Wukuf di Arafah.
Wukuf di Arafah. (Instagram/marco_umrah)

Untuk pelaksanaan ibadah haji bisa diikuti oleh ekspatriat yang sudah bermukim di Arab Saudi dengan jumlah sangat terbatas.

Terlibat Kasus Suap, Mantan Aspidum Kejati DKI Jakarta Dijebloskan ke Lapas Cibinong

Download Lagu MP3 DJ Remix 24 Jam Spesial DJ Breakbeat 2020 Nonstop, Ada Video DJ Slow dan DJ Opus

Dikenal Baik Oleh Tetangga, John Kei Terancam Hukuman Mati Karena Lakukan Pembunuhan Berencana

"Keputusan tersebut mempertimbangkan masih adanya pandemi dan resiko penyebaran virus corona di seluruh negara," tambah keterangan itu.

Kebijakan pembatasan jumlah jamaah untuk menjamin keamanan dan keselamatan dengan menerapkan segala langkah pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 guna melindungi setiap orang dari resiko terinfeksi Covid-19.

Baim Wong Dibully Netizen Gara-gara Ucapan Ulang Jokowi, Edit Caption hingga Matikan Kolom Komentar

Dilansir Tribunnewswiki dari Worldometers, Arab Saudi hingga saat ini (23/6) telah mencatat 161,005 kasus Covid-19.

Negara ini telah mencatat kesembuhan sebanyak 105.175, dan 1.307 dinyatakan meninggal dunia.

Pemerintah Indonesia juga diketahui sudah membatalkan pengiriman calon jemaah haji asal Indonesia pada tahun ini.

Hewan Ternak Jalan-jalan di Jalan Lintas, Lurah: Saat Ini Warga Sudah Mulai Sadar

Hal ini karena alasan keamanan dan kenyamanan lantaran masih tingginya kasus penyebaran virus corona.

Berdasar dari kuota, seharusnya ada 221.000 calon jemaah haji dari Indonesia yang berangkat.

Ini terdiri dari 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 kuota haji khusus. (*)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved