Berita Muarojambi

Isu Pemotongan Gaji ASN untuk 2021, Sekda Muarojambi Sebut Bakal Ada PP yang Mengatur

Sekda Muarojambi, M Fadhil Arief mengatakan terkait pemotongan gaji ASN menjadi sebuah kebijakan Pemerintah Pusat, karena otonomi daerah merupakan bag

Tribunjambi/Hasbi
Sekda Kabupaten Muarojambi M. Fadhil Arief mengatakan proses belajar mengajar di pondok pesantren dimasa pandemi ini jadi tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Terkait isu pemotongan gaji ASN dari Pemerintah Pusat, Pemerintahan Kabupaten Muarojambi menyikapi hal tersebut.

Sekda Muarojambi, M Fadhil Arief mengatakan terkait pemotongan gaji ASN menjadi sebuah kebijakan Pemerintah Pusat, karena otonomi daerah merupakan bagian dari Pemerintah Pusat.

"Isu pemotongan gaji ASN sebanyak 2,5 persen tersebut direncankan untuk tahun 2021 kita tunggu saja nanti, pasti ada PP yang mengatur itu," katanya, Rabu (10/6/2020).

Tim Gugus Covid-19 Berencana Siapkan Ruang Isolasi Tambahan Berdaya Tampung 20 Orang

Kisah Pak Harto Gugup Saat Terima Surat Ini hingga Lengser dari Kursi Kepresidenan, Merasa Ditinggal

Sekarang, Pemerintah Kabupaten Muarojambi tengah fokus menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik kepada masyarakat Kabupaten Muarojambi.

Terkait jam masuk kerja ASN di tatanan new normal sudah diatur di perbub,tentang jam masuk kerja seperti biasa, hanya saja ditambah harus patuhi protokol kesehatan saja.

Jadi bagaimana kita bekerja diruangan atur jarak, pakai masker, jika ada pegawai yang merasa khawatir dengan sakit gejala pilek, batuk cek kesehatan di rumah sakit dan puskesmas

"Jika ada yang merasa ragu dengan kondisi kesehatannya kita sediakan alat rapid test, jadi pesan saya pada pegawai ASN kinerjanya harus tetap pertahankan," tutupnya.

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved