New Normal di Merangin Tunggu Intruksi Pusat, Al Haris Minta Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

Pemerintah Kabupaten Merangin tengah mempersiapkan new normal. Saat ini pihaknya tengah mensosialisasikan kepada masyarakat.

Tribunjambi/Muzakkir
Bupati Al Haris, Selasa (02/6) saat rapat di Posko Covid-19. 

TRIBUNJAMBI.COM, BAGKO -- Pemerintah Kabupaten Merangin tengah mempersiapkan new normal. Saat ini pihaknya tengah mensosialisasikan kepada masyarakat.

Juru bicara Satgas Covid-19 Merangin M Arief menjelaskan, penerapan new normal di Kabupaten Merangin, masih menunggu intruksi pemerintah pusat.

‘’Bisa jadi kita lebih cepat dari Pusat untuk menerapkan new normal itu," kata Arif.

Menurut dia, saat ini pemerintah masih dalam tahap sosialisasi ke masyarakat. Artinya sebelum new nornal diberlakukan, masyarakat harus sudah siap.

Hal itu juga diungkapkan oleh Bupati Merangin Al Haris. Menurut dia, masyarakat harus membudayakan hidup bersih dan sehat.

69 CJH Tanjabtim Batal Berangkat Akibat Corona, Kemenag Imbau Uang Setoran Jangan Diambil

Narmi Andriani Ditemukan Sopir Taxi di Halte Blok M, Jadi Korban Penculikan di Jambi

Ibadah Haji Dibatalkan Tahun Ini, Kemenag Batanghari Tunggu Surat Resmi dari Kanwil Provinsi Jambi

‘’Jadi kita mengajak masyarakat beraktivitas seperti biasa, tapi harus mendisiplinkan keprotokolah kesehatan. Berpergian harus mengenakan masker, tetap menjaga jarak dan tidak boleh berkumpul,’’ kata Bupati, Selasa (02/6) usai rapat di Posko Covid-19.

Dalam new normal, seluruh tempat ibadah akan dibuka kembali. Nah untuk membuka kembali rumah-rumah ibadah. Jika rumah ibadah itu berada di desa, maka harus izin kepala desa dan jika berada di kecamatan, maka untuk membukanya kembali harus ada izin dari Camat.

‘’Tapi bila pada pelaksanaannya nanti, ada jemaah yang terpapar Corona, Pemerintah akan mencabut lagi izin pembukaan rumah ibadah itu. Kami akan keliling ke masjid-masjid dan rumah ibadah lain untuk mensosialiasikan ini,’’ terang Bupati.

Dalam beribadah jelas bupati, harus menerapkan protokol kesehatan, menggunakan masker dan menjaga jaran antar jemaah satu dengan lainnya. Di depan masjid-masjid dan rumah ibadah lainnya juga disediakan tempat cuci tangan. (*)

Penulis: muzakkir
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved