Breaking News:

Pasien Corona di Jambi Sembuh

Uji Swab Mandiri di Jambi Masih Tahap Penyusunan SOP, Begini Penjelasannya

Juru bicara tim gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah menjelaskan, kemarin pihaknya sudah melakukan uji coba terhadap alat swab...

Tribun Jambi/Zulkifli
Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Jambi yang juga Juru Bicara Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Provinsi Jambi, Johansyah 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kendati sudah memiliki alat untuk melakukan uji swab secara mandiri, hingga kini pihak tim gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi masih akan menyusun standar operasional prosedur pengujiannya.

Juru bicara tim gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah menjelaskan, kemarin pihaknya sudah melakukan uji coba terhadap alat swab di RSUD Raden Mattaher, Jambi. Namun, masih perlu mengikuti prosedur yang ditetapkan.

Johan belum bisa memperkirakan berapa sampel yang bisa diuji swab dalam sehari dan berapa petugas yang dikerahkan untuk menghendel pengujian sampel swab tersebut.

Kondisi Enam Pasien Positif Covid-19 yang Diisolasi di RSUD Ahmad Ripin Mulai Membaik

Masjid Boleh Dibuka Kembali Saat New Normal Diberlakukan, Asalkan Ada Rekomendasi Dari Camat

VIDEO Pelaku Pembuat Akun Palsu FB Kapolres Tanjabbar Dibebaskan

"Kemarin baru uji coba. (Untuk sampel dan jumlah petugas), nanti, lagi disusun SOP-nya, dilaporkan ke pusat," katanya, saat dikonfirmasi, Rabu (27/5/2020).

Sebelumnya, pada Selasa (26/5/2020), tim laboratorium di RSUD Raden Mattaher telah melakukan uji coba pemeriksaan swab dengan alat TCM (test cepat molekuler) dari Program TBC dengan menggunakan cathrige yang diberikan oleh kementerian Kesehatan.

Ke depan rencananya, hal itu digunakan untuk melakukan pemeriksaan swab pasien terduga Covid-19. Dari hasil pemeriksaan tersebut, kata Johansyah, sudah bisa mendeteksi virus Covid-19.

Dia menjelaskan, laboratorium RS Raden Mattaher ini sudah menerima SK dari Kementerian Kesehatan untuk memfungsikan alat TCM yang sudah ada dengab chatrige yang sudah diberikan Kemenkes, guna pendeteksian corona virus disease (Covid-19).

Johan mengatakan, alat TCM atau RT PCR dari program TBC ini ada 15 alat. Pihaknya mengajukan 9 alat untuk bisa dioperasikan pada penanganan Covid-19, yang ada di dua rumah sakit di Provinsi Jambi.

"Yang memang sudah di-SK-kan kementerian, yaitu (RSUD) Raden Mattaher dan RS H Hanafie Muara Bungo," ujarnya, kemarin.

Selain itu, pihaknya juga sudah menerima 120 cathrige yang akan ditambah apabila cathrige ini habis digunakan. Meski begitu, untuk pengumuman status positifnya tetap harus menunggu verifikasi dari pusat.

"Dimana sistem pelaporan kita menggunakan pelaporan SITB (sistem informasi Tuberculosis) secara online, dan nanti akan diverifikasi oleh Pos Kedaruratan Kesehatan Masyarakat atau Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) kementerian kesehatan Republik indonesia," sambungnya.

Kata dia, ke depannya pemeriksaan hasil swab pasien akan bisa dilakukan di Provinsi Jambi, baik pada ODP, PDP, dan rapid test positif yang akan dibagi dalam dua zona. Untuk wilayah timur dilakukan di RSUD Raden Mattaher, sementara wilayah barat nanti akan dilakukan di RS Hanafie Bungo.

Penulis: Mareza
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved