Virus Corona
Siap-siap Per 1 Juni 2020, Malaysia Berlakukan Biaya Karantina Bagi Pendatang
Bagi warga Indonesia yang ingin masuk ke wilayah Malaysia harus ekstra waspada.
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA LUMPUR - Bagi warga Indonesia yang ingin masuk ke wilayah Malaysia harus ekstra waspada.
Sebab Pemerintah Malaysia menerapkan aturan pengenaan biaya karantina hotel terhadap semua orang yang memasuki negara Jiran itu.
Menteri Pertahanan Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengatakan, aturan baru ini mulai berlaku 1 Juni mendatang.
• Setelah Virus Corona, Wuhan Larang Konsumsi Hewan Liar dan Jadikan Suaka Margasatwa
Dalam kebijakan terbaru, Ismail Sabri menjelaskan, warga negara Malaysia hanya akan membayar setengah biaya layanan karantina.
Sementara bukan warga negara Malaysia harus menanggung biaya penuh.
• Daftar Harga Sepeda Gunung Wimcycle, Mulai Rp 2 Jutaan Tipe Wimcycle Hard Tail 27.5 Dragon Blade
Dalam aturan itu, mereka yang masuk ke Malaysia, siapa pun itu wajib untuk menandatangani surat persetujuan menanggung biaya karantina.
"Ini akan berlaku mulai tanggal 1 Juni karena Malaysia akan terus memberlakukan karantina wajib pada mereka yang kembali dari luar negeri untuk mencegah penyebaran Covid-19," katanya dalam konferensi pers virtual, Rabu (20/5/2020).
Ismail Sabri mengatakan Dewan Keamanan Nasional telah memutuskan, warga negara Malaysia akan membayar 50 persen dari biaya penuh RM150 (Rp500 ribu) per hari.
"Sementara bukan warga Malaysia, harus membayar jumlah penuh," katanya.
• Menteri Agama Fachrul Razi Minta Masyarakat Tak Terima Tamu Saat Hari Raya Idul Fitri
Sejak 3 April lalu, Pemerintah Malaysia memberlakukan karantina wajib bagi semua warga Malaysia yang kembali dari luar negeri.
Sampai saat ini, 38.371 warga Malaysia yang kembali dari luar negeri telah dikarantina.
Sebanyak 30.200 orang telah menyelesaikan proses dan diizinkan untuk pulang ke rumah masing-masing. (BERNAMA/Rojok Daily/South China Morning Post)
Minta Jokowi Pulangkan TKI dari Malaysia
Pada April lalu, Paguyuban masyarakat Aceh yang berada di Malaysia meminta Presiden Joko Widodo ( Jokowi) untuk memulangkan mereka ke tanah air.
Hal itu menyusul pemberlakuan lockdown total oleh Pemerintah Malaysia sebulan terakhir. Sehingga mereka kesulitan mencari pekerjaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/qatar-lockdown.jpg)