Minggu, 26 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Setelah Virus Corona, Wuhan Larang Konsumsi Hewan Liar dan Jadikan Suaka Margasatwa

Pihak berwenang Wuhan, kota yang dikenal sebagai episentrum pandemi virus corona secara resmi melarang konsumi hewan liar, Rabu (20/5/2020).

Editor: Suci Rahayu PK
Weibo via Dailymail.co.uk
Hewan liar yang dijual belikan di pasar hewan Wuhan, China 

TRIBUNJAMBI.COM - Pihak berwenang Wuhan, kota yang dikenal sebagai episentrum pandemi virus corona secara resmi melarang konsumi hewan liar, Rabu (20/5/2020).

Selanjutnya, Wuhan akan dijadikan 'suaka margasatwa' di mana hampir semua perburuan hewan liar di sana akan dilarang.

Kecuali untuk penelitian ilmiah, regulasi populasi, atau pemantauan epidemi penyakit dan keadaan khusus lainnya.

Dikutip Tribunnews dari Independent, sebagai bagian dari larangan tersebut, Wuhan akan memperkenalkan kontrol ketat pada pembiakan semua hewan liar.

Sebuah pasar di China menjual daging ular hingga tikus ilegal.
Sebuah pasar di China menjual daging ular hingga tikus ilegal. (Twitter @muyixiao)

CBS melaporkan, pemerintah terkait dengan tegas akan melarang hewan liar untuk diperlihara.

Lebih lanjut, Wuhan akan bergabung dengan skema yang lebih luas di seluruh negeri untuk menawarkan pembelian kepada petani yang membiakkan hewan liar.

VIRAL Selebgram Cantik Ini Lelang Keperawanan untuk Donasi Covid-19, Begini Profil dan Alasannya

Daftar Harga Sepeda Gunung Wimcycle, Mulai Rp 2 Jutaan Tipe Wimcycle Hard Tail 27.5 Dragon Blade

China Menutup Pasar Basah Wuhan pada Januari 2020

Wuhan, kota berpenduduk 11 juta orang ini menyaksikan infeksi Covid-19 pertamanya pada akhir tahun 2019 kemarin.

Hingga saat ini, asal-usul pandemi Covid-19 masih diselidiki lebih lanjut.

Tetapi satu di antara sumber yang dicurigai yakni Pasar Basah Makanan Laut Huanan di Wuhan.

Di pasar tersebut, perdagangan hewan hidup dilaporkan lebih dari 30 spesies.

Termasuk anak anjing serigala hidup, jangkrik emas, kalajengking, dan musang.

Hewan liar yang dijual belikan di pasar hewan Wuhan, China
Hewan liar yang dijual belikan di pasar hewan Wuhan, China (Weibo via Dailymail.co.uk)

Sebelumnya, China menutup pasar basah kota Wuhan ini pada Januari 2020, setelah virus corona semakin merebak di wilayah tersebut.

Para Peneliti Setuju Penjelasan Paling Masuk Akan yang Sebut Virus Melompat dari Hewan ke Manusia

Secara keseluruhan, para peneliti setuju dengan penjelasan yang mengklaom virus melompat dari hewan ke manusia.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved