Imbas Corona, Omzet Penjual Kue Kering di Kota Jambi Turun Hingga 60 persen
“Tahun ini sangat sepi, biasanya seperti sekarang sudah ramai orang belanja kue untuk pribadi maupun dijual lagi dan biasanya toko penuh, tapi ini...
Penulis: Ade Setyawati | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Virus corona (Covid-19) ternyata juga berimbas kepada pedagang kue kering untuk lebaran. Bahkan, omzet penjualan kue turun hingga 60 persen dari tahun sebelumnya.
“Tahun ini sangat sepi, biasanya seperti sekarang sudah ramai orang belanja kue untuk pribadi maupun dijual lagi dan biasanya toko penuh, tapi ini sepi sekali,” kata Tedi, Owner Toko Sari Mulia, Senin (11/5/2020).
• Mengaku Malu dengan Perbuatan Adiknya Jadi Alasan Rahman Gorok Leher Ros, Ayah dan Ibunya Ketakutan
• Kue dengan Harga Ekonomis Paling Banyak Diburu Masyarakat Tiap Tahunnya
• Korea Selatan Hadapi Gelombang Kedua Wabah Corona, Resiko Munculnya Makin Nyata di Sejumlah Negara
Mayoritas pembeli kue di tempatnya, kata Tedi kebanyakan dari luar Jambi, sementara sekarang akses keluar masuk Kota Jambi diperketat.
“Sekarang akses masuk Jambi kan agak sulit sedangkan pembeli lokal itu tidak banyak, yang banyak dari luar kota seperti Bangko, Bungo, Sarolangun, Tungkal dan Nipah Panjang,” jelasnya. (Ade)