Kirim Pesan Sayang ke Istri Orang, Oknum PNS Baku Hantam hingga Berujung Saling Lapor ke Polisi
Berdasarkan keterangan dari YN, menurut Anam, kejadian itu bermula ketika YN berada di rumah dan melihat ada SMS masuk di ponsel istri.
TRIBUNJAMBI.COM - Seorang oknum PNS Kirim Pesan Sayang ke Istri Orang Akhirnya Baku Hantam dan Berujung Saling Lapor ke Polisi
Mengetahui pesan singkat (SMS) yang masuk ke ponsel istrinya, seorang pria berinisial YN (43) warga Kelurahan Busalangga, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), langsung naik pitam.
Dia pun kemudian mendatangi RF (42) aparatur sipil negara (ASN) yang mengirim pesan singat tersebut.
RF diketahui ASN yang bertugas di kantor Kecamatan Rote Barat Laut
• Suami Pilih Gantung Diri Saat Sahur, Sempat Cekcok dan Tuduh Istri Selingkuhi dirinya
• Heboh! Seorang Perawat yang Membantu di Wuhan Kirim Surat Terbuka untuk Donald Trump: Ini Nyata!
• Simak Penjelasan dari Dokter soal Berolahraga di Tempat Terbuka saat Pandemi, Haruskah Pakai Masker?
• Ramadhan 1441 H/2020, Kapan Waktu yang Tidak Diperbolehkan untuk Membayar Zakat Fitrah?
YN tak terima Rf mengirim pesan singkat yang berisi kata "Sayang besok ketemu".
Tak terima dengan kata-kata dalam isi pesan singkat itu, YN lantas mendatangi RF di kantornya.
Kedatangan YN berujung pada keributan dan perkelahian.
"Keduanya saling lapor ke polisi setelah terlibat perkelahian. Penyebabnya karena isi SMS ke istrinya YN yang dikirim oleh RF," ujar Kepala Sub Bagian Humas Polres Rote Ndao Aipda Anam Nurcahyo saat dihubungi Kompas.com, Jumat (8/5/2020).
Berdasarkan keterangan dari YN, menurut Anam, kejadian itu bermula ketika YN berada di rumah dan melihat ada SMS masuk di ponsel istri.
"SMS itu dikirim dari saudara RF dengan tulisan, 'Sayang besok ketemu'," kata Anam.
Melihat itu, YN langsung pergi menuju ke Kantor Camat Rote Barat Laut dan mencari RF untuk menanyakan maksud SMS tersebut.
YN mengaku dipukul menggunakan kursi hingga mengenai bagian telinga kirinya yang mengakibatkan luka.
Bukan hanya dipukul pakai kayu, YN juga mengaku ditendang di bagian pelipis kiri hingga bengkak.
Tak terima dianiaya, YN lantas melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Rote Barat Laut untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
Pada saat yang bersamaan pula, RF melaporkan kejadian penganiayaan yang dilakukan oleh YN.