Virus Corona
Balik Merantau, Pria Klaten Ini Pilih Isolasi Mandiri di Pinggir Sungai, Gubernur Beri Apresiasi
Balik Merantau, Pria Klaten Ini Pilih Isolasi Mandiri di Pinggir Sungai, Gubernur Beri Apresiasi
TRIBUNJAMBI.COM - Virus corona di daerah-daerah yang ada di Indonesia kian hari terus bertambah.
Pihak pemerintah daerah pun terus melakukan penerapan penanganan dan pencegahan virus corona di daerahnya masing-masing.
Dikabarkan dari Kompas.com yang mengutip dari jumpa wartawan oleh Juru Bicara Pemerintahaan mengenai penanganan virus corona Achmad Yurianto, kemarin pasien yang dinyatakan sembuh telah mencapai 1.000 orang.
• WHO Tegaskan Tak Ada Jaminan Pasien yang Sudah Sembuh Jadi Kebal Virus Corona!Ini Alasannya
• Walikota Sungai Penuh Salurkan Bantuan Pangan Bagi 24.995 KK Terdampak Corona
• WHO Tegaskan Bahwa Tidak Ada Bukti Orang yang Sembuh dari Infeksi Corona Tak Terpapar Lagi
Hal itupun jadi angin segar dalam hal penanganan virus corona.
Sampai saat ini pun, di beberapa daerah menetapkan siaga covid-19 termasuk dengan menerapkan kebijakan karantina selama 14 hari bagi warga pendatang.
Salah satunya pemerintah daerah Jawa Tengah yang gencar menerapkan berbagai macam tindakan bagi para pendatang.
• PNS di Bungo Dilarang Mudik Lebaran Tahun ini, Wabup: Jika Melanggar Sanksi Berat Menunggu
• Dishub Tanjabbar Bakal Buat Posko Pemeriksaan Antisipasi Mudik di Terminal dan Pelabuhan
• Cegah Covid-19, Pemdes Koto Rami Bagikan Ribuan Masker Kepada Masyarakat
Belum lama ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunggah sebuah kisah inspiratif dari seorang pendatang di Kabupaten Klaten.
Pendatang tersebut memilih melakukan karantina mandiri yang jauh dari pemukiman warga atau kampung halamannya.
Video mengenai pria yang melakukan karantina mandiri itupun diunggah oleh Ganjar di laman Twitter pribadinya, @ganjarpranowo (24/4/2020).
Dalam video yang berdurasi dua menit tersebut memperlihatkan bagaimana cara seorang pria untuk berusaha mengkarantina dirinya di tepi sungai.
Bermodalkan alat kemah sederhana dan Alat Pelindung Diri sebagai bekal mengkarantina diri.
• Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tanjab Timur 26 April 2020 atau 3 Ramadhan 1441 H
• Sopir Rental yang Jemput Santri Temboro Mendadak Meninggal Dunia Saat Masih Pegang Setir
• Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tanjab Barat 27 April 2020 atau 4 Ramadhan 1441 H
• Walikota Sungai Penuh Salurkan Bantuan Pangan Bagi 24.995 KK Terdampak Corona

Hal itu dilakukan pria yang tak disebutkan namanya tersebut demi tidak menularkan penyakit atau virus yang mungkin iya bawa dari perantauan.
Diketahui saat ditanya mengenai dari mana dirinya, pria tersebut mengatakan bahwa baru saja sampai dari Riau.
Sepulangnya dari Riau, pria tersebut dinyatakan sebagai orang dalam pengawasan (ODP).
• Dampak Corona, Pengusaha Dealer Mobil-Motor Bekas Mengeluh Tak Ada Pembeli, Malah Banyak yang Jual
• Kim Jong Un Pemimpin Korea Utara Dikenal Tegas dan Penyuka Basket, Begini Kehidupannya Semasa Kecil
"Beliau statusnya ODP, dia tidak mau pulang ke rumah karena takut dirinya carier membawa corona," penjelasan pria yang menjenguk orang yang dikarantina tersebut.