Breaking News:

Virus Corona

WHO Tegaskan Bahwa Tidak Ada Bukti Orang yang Sembuh dari Infeksi Corona Tak Terpapar Lagi

"Malah praktik sebenarnya bisa meningkatkan risiko penyebaran ketika mereka yang telah sembuh mengabaikan nasihat tentang mengambil tindakan...

Editor: Rian Aidilfi Afriandi
(Sky News)
Ilustrasi pemeriksaan pasien positif corona 

TRIBUNJAMBI.COM - Orang yang sembuh dari infeksi virus corona (Covid-19) tidak akan terpapar lagi?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan, "tidak ada bukti" bahwa penularan kembali tidak akan terjadi lagi.

Hal ini disampaikan badan PBB ini guna menanggapi rencana penerbitan "paspor kekebalan (imun)" atau "sertifikat bebas risiko" kepada orang yang telah terinfeksi.

"Malah praktik sebenarnya bisa meningkatkan risiko penyebaran ketika mereka yang telah sembuh mengabaikan nasihat tentang mengambil tindakan pencegahan standar terhadap virus," jelas WHO, seperti dilansir Reuters, Minggu (26/4/2020).

Selama Wabah Covid-19, Pendapatan di Sektor Penerbangan Turun Hingga Rp 24 Triliun

Kim Jong Un Pemimpin Korea Utara Dikenal Tegas dan Penyuka Basket, Begini Kehidupannya Semasa Kecil

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un Dikabarkan Meninggal Dunia, Pakar Semenanjung Korea Ungkap Ini!

Beberapa negara berencana menerbitkan 'imunitas paspor' atau 'sertifikat bebas risiko' yang akan memungkinkan individu untuk melakukan perjalanan atau untuk kembali bekerja dengan asumsi mereka tidak akan terjangkit Covid-19 kembali.

"Saat ini tidak ada bukti orang yang telah sembuh dari Covid-19 dan memiliki antibodi tidak akan terinfeksi kembali," papar WHO.

Chili mengatakan pekan lalu, akan mulai membagi-bagikan "paspor kesehatan" untuk orang yang dianggap telah pulih dari penyakit ini.

WHO mengatakan masih terus meninjau bukti antibodi merespon virus, yang muncul pertama kali di Kota Wuhan, China, pada akhir tahun lalu.

Hingga hari ini Minggu (26/4/2020) pukul 10.00 WIB, data Wolrdometers menunjukkan hampir tiga juta orang, atau persisnya mencapai 2.920.877 orang terinfeksi virus corona di dunia.

Dari jumlah itu sebanyak 203.272 orang meninggal dan 836.941 orang sembuh.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved