Virus Corona

Ancaman Lain dari Virus Corona, Intelijen AS Sebut COVID-19 Berpotesi Dijadikan Senjata Biologis

Ancaman Lain dari Virus Corona, Intelijen AS Sebut COVID-19 Berpotesi Dijadikan Senjata Biologis

Editor: Andreas Eko Prasetyo
YONHAP / AFP
Para pekerja medis yang mengenakan alat pelindung memindahkan seorang tersangka pasien virus korona (C) ke rumah sakit lain dari Rumah Sakit Daenam di mana total 16 infeksi sekarang telah diidentifikasi dengan virus corona COVID-19, di daerah Cheongdo dekat kota tenggara Daegu pada 21 Februari 2020 Kasus coronavirus Korea Selatan hampir dua kali lipat pada 21 Februari, naik di atas 200 dan menjadikannya negara yang paling parah terkena dampak di luar China ketika jumlah infeksi yang terkait dengan sekte keagamaan meningkat. 

TRIBUNJAMBI.COM - Saat ini, banyak teori konspirasi beredar mengenai asal muasal virus corona (covid-19). 

Salah satu yang populer, virus corona disebut sebagai senjata biologis yang digunakan untuk menata ulang situasi dunia 

Meski hanya sekadar teori konspirasi yang sudah ditepis oleh China, Intelijen AS ungkap bahwa penyataan itu bisa menjadi kenyataan.

WHO Tegaskan Tak Ada Jaminan Pasien yang Sudah Sembuh Jadi Kebal Virus Corona!Ini Alasannya

Walikota Sungai Penuh Salurkan Bantuan Pangan Bagi 24.995 KK Terdampak Corona

WHO Tegaskan Bahwa Tidak Ada Bukti Orang yang Sembuh dari Infeksi Corona Tak Terpapar Lagi

Melansir Daily Express pada Sabtu (25/4/2020), Komunitas Intelijen AS mulai menganggap serius ancaman virus corona dapat digunakan sebagai senjata biologis.

Memiliki efek menghancurkan dengan kecepatan penyebaran, Intelijen AS mulai mempertimbangkan potensi virus corona untuk dijadikan senjata biologis.

Pada saat yang sama, Departemen Pertahanan juga mulai memantau kemungkinan dengan lebih hati-hati.

Tampannya Putra Mulan Jameela yang Jarang Terekspose Media, Anak Laki-lakinya dengan Harry Nugraha

Balik Merantau, Pria Klaten Ini Pilih Isolasi Mandiri di Pinggir Sungai, Gubernur Beri Apresiasi

Seorang pejabat pertahanan AS mengatakan, risiko virus itu bisa berubah menjadi senjata tetapi masih relatif rendah.

Karena asal usul virus ini sama sekali belum terungkap bagaimana mereka bisa menyebar ke manusia.

Sementara apa yang diketahui oleh China tidak pernah diungkapkan kepada dunia.

WHO Tegaskan Tak Ada Jaminan Pasien yang Sudah Sembuh Jadi Kebal Virus Corona!Ini Alasannya

PNS di Bungo Dilarang Mudik Lebaran Tahun ini, Wabup: Jika Melanggar Sanksi Berat Menunggu

Banyak pihak menuduh Beijing sengaja berusaha  menutupi wabah ini dan berusaha menyembunyikan dampak sebenarnya dari yang ditimbulkan.

Andy Weber, asisten sekretaris Pertahanan di bawah Presiden Obama mengatakan pada Politico "Bioweapon bukanlah sesuatu yang terlihat seperti amunisi, itu adalah patogen." 

"Dalam situasi ini, virus digunakan sebagai bioweapon oleh kelompok yang tidak memiliki perlengkapan canggih," katanya.

Dishub Tanjabbar Bakal Buat Posko Pemeriksaan Antisipasi Mudik di Terminal dan Pelabuhan

Cegah Covid-19, Pemdes Koto Rami Bagikan Ribuan Masker Kepada Masyarakat

"Atau di negara-negara dengan program senjata biologis yang lebih maju, virus ini bisa ditingkatkan dan diberi karakteristik tetentu," jelasnya.

Mantan pejabat AS lainnya, mengatakan bahwa potensi menjadikan virus ini senjata dan memanipulasinya sangat mungkin terjadi.

Skenario serangan yang paling mungkin, yakni dengan mengifeksi seseorang dengan virus alami kemudian menyebarkannya ke daerah tertentu oleh individu yang mereka tagetkan.

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tanjab Barat 27 April 2020 atau 4 Ramadhan 1441 H

Walikota Sungai Penuh Salurkan Bantuan Pangan Bagi 24.995 KK Terdampak Corona

Penyebaran cepat Covid-19 di antara awak USS Theodore Roosevelt menyoroti kemungkinan skenario itu terjadi.

Halaman
12
Sumber: GridHot.id
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved