Breaking News:

Virus Corona

MENGERIKAN Dampak Corona di Negara Ini, Mayat-mayat Dibungkus Plastik Berserakan di Pingir Jalan

Data John Hopkin University & Medicine, Selasa (21/4/2020) menunjukkan jumlah kasus infeksi virus corona di Ekuador mencapai 10.128 dan 507 kematian

Editor: Deni Satria Budi
AFP
Peti Mati jenazah korban Virus Corona Bertumpuk di Kota Guayaquil, Ekuador 

Herdocia tidak dapat memenuhi semua permintaan telepon dari orang-orang yang membutuhkan pertolongan medis darinya.

Bahkan, sering ketika dia tiba di rumah orang yang membutuhkan pertolongan, beberapa dari mereka sudah meninggal.

"Kamu merasa tidak berdaya," katanya.

Orang-orang Pulang dari Spanyol

Situs npr.org memberitakan, munculnya Guayaquil (kota terbesar di Ekuador) sebagai episentrum corona berasal dari beberapa faktor.

Di antaranya, banyak pelajar pertukaran dan pekerja migran yang tinggal di Italia dan Spanyol pulang pada bulan Maret 2020.

Saat mereka pulang, Italia dan Spanyol sedang berada pada puncak serangan virus corona.

Selain itu, Guayaquil adalah rumah bagi daerah kumuh yang luas.

Banyak penduduk tinggal berhadap-hadapan.

Mereka juga melanggar kuncian atau pembatasan pemerintah yang diumumkan pada 17 Maret, karena alasan harus bekerja.

Pemerintah Resmi Larang Mudik Lebaran 2020, Ini Sanksi yang Bakal Diterima Jika Nekat Melanggar!

BREAKING NEWS Positif Corona di Jambi Tambah 5 Orang, Jadi 13 Orang, Update 21 April 2020

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved