Virus Corona
Pakar Ini Sebut Gelombang Dua Virus Corona Bakal Terjadi jika Pemerintah Tak Ketat Social Distancing
Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Iwan Ariawan menilai bahwa pemerintah belum melakukan tindakan pencegahan Virus Corona secara ketat.
TRIBUNJAMBI.COM - Penanganan pemerintah dalam menangani kasus virus corona dinilai sejumlah pihak belum maksimal.
Hal ini jadi bukti jika setiap harinya angka kasus penularan virus corona setiap hari semakin bertambah.
Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Iwan Ariawan menilai bahwa pemerintah belum melakukan tindakan pencegahan virus corona secara ketat.
Hal itu disampaikan Iwan Ariawan saat menjadi narasumber di acara Sapa Indonesia Malam Kompas TV pada Minggu (5/4/2020).
Menurut Iwan Ariawan, diperlukan pembatasan sosial berskala besar dengan ketat.
• Rekomendasi WHO, Mulai Hari Ini Terapkan Masker untuk Semua Jika Keluar Rumah!
• Berbeda dari Biasanya, Berikut Jadwal Sidang Isbat Ramadan 2020 Ditengah Virus Corona Melanda
• China Mendadak Lockdown Lagi, Belum Sebulan Kasus Virus Corona Muncul Lagi Gelombang ke 2 Dimulai
• Sejumlah Dokter Diludahi hingga Dilempar Batu saat Kunjungi PDP Corona, 7 Orang di India Ditangkap
"Menurut kami belum, karena intervensi intensif itu kita perlu melakukan social distancing dalam skala besar dan ketat."
"Jadi artinya harus diawasi bukan hanya sukarela," ujar Iwan.
Selain itu diperlukan tes Covid-19 lebih besar namun tepat sasaran dan dengan metode yang menghasilkan akurasi tinggi.
"Kemudian kita harus melakukan tes yang banyak untuk mendeteksi orang-orang dengan Covid-19 yang positif, dan segera lakukan isolasi."
"Tentunya tes itu dilakukan juga pada orang-orang yang tepat dengan metode yang akurasinya tinggi," jelasnya.
Tak lupa, Iwan mengingatkan pemerintah agar menyiapkan fasilitas kesehatan.
"Kemudian kita juga harus menyiapkan fasilitas kesehatan kita, supaya nanti ini siap untuk pasien Covid-19 yang perlu dirawat di rumah sakit, apalagi yang perlu perawatan intensif itu yang perlu kita siapkan," kata dia.

Iwan mengatakan jika ikut campur pemerintah terhadap masalah ini kurang, maka tingkat kematian akan semakin tinggi.
"Kalau kita tidak melakukan intervensi intensif yang paling jelas kita akan lihat nanti adalah kematian akibat Covid-19 akan meningkat," ujarnya.
Selain itu bisa jadi akan ada gelombang dua penyebaran Virus Corona yang menyebar ke daerah-daerah.