Virus Corona

China Mendadak Lockdown Lagi, Belum Sebulan Kasus Virus Corona Muncul Lagi Gelombang ke 2 Dimulai

Video para petugas medis yang melepaskan maskernya tanda perjuangan mereka menghadapi Covid-19 telah usai pun menjadi viral di media sosial.

Editor: Tommy Kurniawan
AFP/HECTOR RETAMAL
Para staf di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, 

TRIBUNJAMBI.COM - Sebelumnya kabar gembira sempat datang di negara China soal wabah virus corona.

Ya, negara asal muasal virus corona, yakni China sudah tidak tidak ditemukan transmisi lokal.

Mengutip dari Daily Star, pengumuman tersebut disampaikan oleh pemerintah China pada 19 Maret 2020.

Dalam pengumumannya, Kota Wuhan dan daerah di sekitar Hubei sudah tidak ditemukan warga yang terinfeksi virus corona.

Video para petugas medis yang melepaskan maskernya tanda perjuangan mereka menghadapi Covid-19 telah usai pun menjadi viral di media sosial.

Sejumlah Dokter Diludahi hingga Dilempar Batu saat Kunjungi PDP Corona, 7 Orang di India Ditangkap

Pesawat di Amerika Hanya Angkut 1 Orang, Bukti Keganasan Virus Corona Penumpang Berkurang Drastsis

Ternyata Virus Corona Bisa Menular ke Manusia dari Barang Belanjaan? Berikut Tips Belanja Aman!

Bukan Masker Medis, Masyarakat Diminta Justru Menggunakan Masker Kain untuk Cegah Corona, Mengapa?

Aktivitas warga pun perlahan kembali berangsur normal.

Hal ini tentunya memberikan harapan bagi negara lain yang tengah berada di fase terburuk menghadapi pandemi global ini.

Namun, belum genap sebulan China menghirup udara segar, kabar tak menyenangkan kembali datang.

Sebuah kota di Provinsi Henan kembali ditutup setelah ditemukan beberapa kasus Covid-19.

Melansir dari The Sun, penduduk dilarang bepergian tanpa seizin pihak berwajib, kata pejabat setempat melalui media sosial.

Warga yang hendak keluar rumah harus izin terlebih dahulu.

Pemerintah provinsi tersebut melaporkan satu kasus positif pada Sabtu.

Menurut keterangan pejabat setempat, orang yang terinfeksi telah melakukan kontak dengan dua dokter yang bekerja di Jia.

Kedua dokter itu dinyatakan postif virus corona walaupun tidak menunjukkan gejala.

Kasus ini terjadi ketika Yunnan, provinsi yang berbatasan langsung dengan Myanmar, Laos dan Vietnam melarang warganya meninggalkan pelabuhan.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved