Virus Corona

Pakar Ini Sebut Gelombang Dua Virus Corona Bakal Terjadi jika Pemerintah Tak Ketat Social Distancing

Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Iwan Ariawan menilai bahwa pemerintah belum melakukan tindakan pencegahan Virus Corona secara ketat.

Editor: Tommy Kurniawan
kompas.com
Dampak Virus Corona, sejumlah petugas melakukan pemeriksaan ketat di sejumlah wilayah 

Sehingga, ia merasa khawatir jika daerah-daerah ikut terkena lantaran layanan kesehatan di Indonesia tak merata.

"Jika kita tidak melakukan intervensi intensif untuk mencegah penularan Covid-19 ini,  nanti akan lihat epedemi kita berakhir, second wave akan menyebar ke daerah-daerah."

"Itu yang lebih khawatir karena nanti dia menyebar kita tahulah di Indonesia fasilitas kesehatan tidak merata kita khawatir menyebar ke daerah-daerah di mana fasilitas kesehatannya minim gitu, akan mempertinggi angka kematian kita," jelas dia.

Lihat videonya mulai menit ke-6:30:

Prediksikan Virus Corona Berkurang Akhir Mei

Pada kesempatan yang sama, Iwan menegaskan model untuk menghitung penyebaran Covid-19 ini bukan berdasarkan jumlah pasien.

"Iya jadi gini kami mencoba melakukan pemodelan epidemiologi."

"Kami tidak berdasarkan jumlah Covid-19 positif yang dilaporkan, tapi kami berdasarkan perjalanan penyakitnya dan pengalaman negara-negara lain," ujar Iwan.

Iwan menuturkan, jika pemerintah tidak melakukan tindakan tegas terkait Virus Corona, maka puncak Covid-19 ini diprediksi terjadi pada pertengahan April.

"Pada model kami jika pemerintah tidak melakukan apa-apa, jadi dalam skenario terburuk itu kita akan mencapai puncak dari epidemi Corona pada pertengahan April," katanya.

Meski demikian, Iwan menilai hal itu tak akan terjadi lantaran pemerintah dianggap sudah melakukan banyak hal terkait Virus Corona.

Ia menjelaskan semakin besar tindakan pemerintah terkait Virus Corona maka semakin kecil pula keparahan puncak Covid-19 di Indonesia.

"Tapi tentunya ini tidak akan terjadi karena pemerintah sudah melakukan beberapa intervensi."

"Sebenarnya kami berharap kalau pemerintah melakukan intervensi yang baik itu puncaknya berkurang," jelasnya.

Jumlah pasien tidak akan terlalu banyak jika pemerintah melakukan tindakan tegas.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved