Angkutan Umum Terdampak Corona

Penumpang Sepi, Travel Wajib Masuk Terminal

Meski sudah ada larangan bagi pendatang masuk ke Merangin, namun sejumlah orang masih terpantau masuk ke Kabupaten Merangin.

Penulis: Muzakkir | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI/WAHYU HERLIYANTO
Ilustrasi: Dengan adanya peraturan yang dikeluarkan oleh Gubernur Jambi tentang pengendalian angkutan barang pada arus mudik 2019, pengelola travel mengeluhkannya 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO -- Meski sudah ada larangan bagi pendatang masuk ke Merangin, namun sejumlah orang masih terpantau masuk ke Kabupaten Merangin.

Seperti yang terpantau di Terminal type A Pulau Tujuh Kabupaten Merangin. Saat ini terpantau masih ada beberapa travel tujuan Jambi ke Merangin ataupun sebaliknya masuk ke terminal itu.

Korsatpel Terminal Tipe A Pulau Tujuh Merangin, Zulfikar. SH mengatakan, saat ini setiap travel wajib masuk terminal untuk dilakukan pengecekan oleh petugas.

Imbas Penyebaran Covid-19 Hasil Tangkapan Tak Bisa Dijual, Nelayan di Tanjab Barat Tak Melaut

"Jadi kedepannya kita juga minta pada masyarakat dan Instasi terkait kita upayakan bagaimana memajukan terminal pulau tujuh," ujar Zulfikar.

Lebih lanjut Zulfikar menjelaskan bahwa Terminal Pulau Tujuh khusus untuk angkutan Antar Kota dan Antar Provinsi (AKAP), dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

"Jadi kita juga minta pengertiannya dan imbauan juga pada penumpang, kalau dilakukan pengecekan oleh petugas jangam sampai menolak, tujuan kita saat ini melakukan pencegahan," kata Zulfikar lagi.

Hadapi Pandemik Covid-19 dan Idul Fitri, Pemkab Tanjab Timur Usulkan Penambahan Kuota Gas LPG 3 Kg

Sementara salah satu PO yang bergerak di bidang angkutan di Merangin. PO Jambi Prima Jaya (JPJ), mengaku kesulitan selama wabah Covid-19 karena sepi penumpang.

"Kami mengikuti prosedur yang dikeluarkan pemerintah, aturan dari Pemkab kami wajib masuk terminal, kalau penumpang di lakukan pengecekan suhu, dan cuci tangan untuk mencegah Covid-29," ujar General Manager PO JPJ, Iwam.

"Kalau efek wabah ini memang luar biasa, penumpang jadi sepi namun demikian harga tiket tidak naik. Sejauh ini Pemkab tidak meminta untuk tutup usaha, cuma kami disarankan untuk mengikuti Aturan dan siap bekerja sama dengan Pemkab," imbuhnya.

Cegah Corona, Napi Lapas Bungo Jalani Sidang Via Teleconference dan Kunjungan Online

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved