Virus Corona di Jambi
Kurang dari 24 Jam, Terkumpul Donasi untuk 45 APD dan 20 Ribu Sarung Tangan
Di tengah pandemi corona membuat masyarakat harus berdiam diri di rumah sebagai upaya pencegahan penyebaran virus.
Penulis: Nurlailis | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Di tengah pandemi corona membuat masyarakat harus berdiam diri di rumah sebagai upaya pencegahan penyebaran virus. Meskipun begitu masih ada cara lainnya untuk membantu para medis yang berada di garda depan penanganan corona ini.
Salah satunya dengan menggalang donasi untuk membeli Alat Pelindung Diri (APD) untuk para medis yang bertugas karena APD di Kota Jambi memang sangat minim.
Penggagas kegiatan, Kiki Bakri menyampaikan ada 45 APD dan 20 ribu sarung tangan plastik yang diperuntukan bagi tim medis.
Sebelumnya ia sempat mendapatkan cerita dari seorang dokter mengenai keadaan di rumah sakit bahwa APD di Kota Jambi kurang dan dokter tersebut membeli sendiri APD-nya bahkan pelindung wajah juga buat sendiri. Ia pun berinisiatif untuk mengajak banyak orang untuk berdonasi.
• Bikin Takut Warga, Pasien Positif Corona di Prabumulih Keliling Kota Naik Ojek dan Pergi ke Grapari
• Gubernur Jambi Beri Arahan Penanganan Virus Corona di Kabupaten/Kota
• Perkembangan Wabah Virus Corona di Sungai Penuh, Ini Langkah yang Dilakukan Wako AJB
• VIDEO Kisah di Balik Pernikahan Mewah Kapolsek Kembangan yang Berujung Pencopotan
“Saya mengajak semua masyarakat mendonasikan rezekinya. Tidak sampai 24 jam dana yang terkumpul bisa untuk membeli 45 baju APD dan juga sarung tangan. APD ini pun bukan untuk sekali pakai,” ungkapnya, (3/4).
Ada 45 APD dan 20 ribu sarung tangan ini pembagiannya 30 APD dan 5 kotak sarung tangan untuk RS Baiturrahim, 5 APD dan 5 kotak sarung tangan untuk puskesmas Kasang Pudak dan 10 APD dan 10 kotak sarung tangan untuk 10 dokter.
“Kita saling suport saling bantu dan bergerak untuk melawan covid-19. Semoga musibah ini segera beralu,” ujarnya.
CEO RS Baiturahim, Fitriana Fadlan menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada yang telah mendonasikan rezekinya untuk membeli APD dan sarung tangan untuk tim medis.
“Semoga jadi amal jariyah untuk kita semua. Kita harus bersatu melawa corona dengan saling bantu antar sesama, tetap di rumah saja dan tidak lupa mencuci tangan dengan sabun,” paparnya. (lai)
• Per Jam Dibayar Rp 50 Ribu, Kisah Gadis Pemandu Karaoke Sampai Trauma dengan Pria Korea dan China
--