Langkah Cepat Cegah Corona

Antisipasi Corona, Semua Penumpang Bus yang Tiba di Terminal Alam Barajo Harus Dicek Suhu Tubuhnya

Semua bus antar kota antar provinsi (AKAP) maupun antar kota dalam provinsi (AKDP) diwajibkan masuk ke dalam Terminal Alam Barajo Jambi...

Penulis: Zulkipli | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Zulkifli
Pemeriksaan kesehatan terhadap para penumpang bus yang tiba di Terminal Alam Barajo Jambi, Kamis (26/2/2020). 

Antisipasi Corona, Semua Penumpang Bus yang Tiba di Terminal Alam Barajo Harus Dicek Suhu Tubuhnya

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Antisipasi penyebaran virus corona di Jambi, Yang Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah V Jambi bekerjasama dengan Dishub Provinsi dan Kota Jambi melakukan pengawasan ketat terhadap angkutan penumpang yang tiba di Kota Jambi. 

Kamis (26/3/2020) pihak BPTD bersama Dishub Provinsi dan Kota Jambi lakukan sosialisasi kepada para pemilik PO dan travel yang ada di Kota Jambi.

Semua bus antar kota antar provinsi (AKAP) maupun antar kota dalam provinsi (AKDP) diwajibkan masuk ke dalam Terminal Alam Barajo Kota Jambi, sebelum berangkat maupun yang baru tiba di Kota Jambi.

DPRD Sarolangun Setop Agenda Perjalanan Dinas Selama Wabah Corona

BLK Provinsi Jambi Membuat 1.000 Masker untuk Dibagikan ke Masyarakat

Salat Jumat di Tanjabbar Masih Diperbolehkan, Jamaah Diminta Bawa Sajadah Sendiri

Hal itu guna melakukan pemantauan setiap penumpang bus yang masuk ke Kota Jambi untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dan screening suhu tubuh di Terminal.

Kasi LLAJ BPTD Wilayah V Provinsi Jambi Fadjar Rijadi didampingi Kepala Terminal Alam Barajo Kota Jambi Ibrahim, mengatakan di Terminal Alam Barajo telah standby tim kesehatan untuk memeriksa para penumpang yang masuk terminal.

Pemeriksaan penumpang di Terminal Alam Barajo telah mulai dilakukan sejak 20 Maret lalu.

Kurang lebih sudah sekitar 320 penumpang yang sudah diperiksa.

"Hasil pemeriksaan tim medis, tidak ada yang terinfeksi Covid-19, hanya ada beberapa penumpang yang batuk filek saja," ujarnya.

Selain itu, para Perusahaan Otobus (PO) dan travel yang ada di Kota Jambi diimbau untuk menyediakan hand sanitizer dan melakukan penyemprotan disinfektan terhadap armadanya masing-masing.

Bahkan Kepala Dishub Kota Jambi Saleh Radoh menegaskan, jika masih ada PO dan travel yang membandel maka pihaknya tidak segan-segan untuk memberikan saksi.

"Sanksinya bisa pencabutan izin trayek dan penutupan sementara," ujarnya lagi.

(Tribunjambi.com/ Zulkifli)

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved