Berita Sarolangun

DPRD Sarolangun Setop Agenda Perjalanan Dinas Selama Wabah Corona

Diakuinya jika perjalanan dinas ke luar kota itu seiring dengan bertukar informasi terkait pengusulan Peraturan Daerah (Perda) di tempat yang...

Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Laporkan LHKPN, Pejabat dan Anggota DPRD Sarolangun Diberi Waktu Hingga 31 Maret 2020 

DPRD Sarolangun Setop Agenda Perjalanan Dinas Selama Wabah Corona

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - DPRD Sarolangun telah menyetop sementara perjalanan dinas selama merebaknya Covid-19.

Sekretaris DPRD Sarolangun, Afrianto mengaku sudah agenda itu usai melakukan perjalanan dinas terakhir pada awal Maret 2020 lalu di Padang, Sumatera Barat.

"Terakhir perjalanan dinas pada awal Maret di Padang, Sumatera Barat. Dia dibagi dua tim, Bukit Tinggi dan Sawah Lunto, kurang lebih 10 orang," katanya, Kamis (26/3/2020).

Diakuinya jika perjalanan dinas ke luar kota itu seiring dengan bertukar informasi terkait pengusulan Peraturan Daerah (Perda) di tempat yang dikunjungi itu.

Salat Jumat di Tanjabbar Masih Diperbolehkan, Jamaah Diminta Bawa Sajadah Sendiri

122 Penumpang asal Batam dan Barang Bawaannya Disemprot Disinfektan Dalam Bilik Khusus

Jumlah ODP di Muarojambi Naik Jadi 30 Orang, RSUD Ahmad Ripin Terkendala Alat Thermo Scanner

Sementara ini, para anggota dewan masih stay di tempatnya masing-masing sembari melakukan penyemprotan gedung DPRD.

"Kemarin penyemprotan kantor dan menyediakan tempat cuci tangan, strerilisasi, pemeriksaan oleh dinkes untuk pengecekan suhu badan," katanya lagi.

Di tengah mewabahnya virus corona di Sarolangun ini, semua aktivitas dibatasi. Hal ini menurutnya bisa juga mengancam pembahasan pada Paripurna beberapa waktu mendatang.

"Kita masih menunggu dan berkoordinasi berkaitan Paripurna dan LKPJ. Dari edaran Mendagri yang boleh menunda itu wilayah KLB di suatu daerah. Nah kita ini termasuk KLB apa tidak? Itu yang masih bingung," sebutnya.

Sementara pihak Dinas Kesehatan Sarolangun menyampaikan untuk keberadaan para anggota dewan Sarolangun belum bisa dipastikan.

Namun ada anggota DPRD Sarolangun yang mengaku sudah melapor karena melakukan perjalanan ke pulau Jawa dam masuk dalam penambahan daftar Orang Dalam Pengawasan (ODP).

"Ada anggota DPRD melapor bahwa dia dan anaknya baru balik dari Jakarta dan masuk pantauan. Kami belum rekap, dan tidak ada gejala, tapi kami bilang biarlah di rumah dulu, dan ia senang tidak masalah," ujarnya.

(Tribunjambi.com/ Samsul Bahri)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved