Berita Muaro Jambi
Jumlah ODP di Muarojambi Naik Jadi 30 Orang, RSUD Ahmad Ripin Terkendala Alat Thermo Scanner
Direktur RSUD Ahmad Ripin, dr Ilham saat dikonfirmasi Kamis (26/3/2020) mengatakan terkait jumlah status Orang Dalam Pantauan (ODP) saat ini di Muaroj
Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Jumlah ODP di Muarojambi Naik Jadi 30 Orang, RSUD Ahmad Ripin Terkendala Thermo Scanner
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Dalam upaya pencegahan penularan wabah Covid-19, RSUD Ahmad Ripin Muarojambi terus meningkatkan pelayanannya.
Pihak RSUD Ahmad Ripin beberapa waktu lalu sudah mengeluarkan SK kepada satuan petugas (Satgas) untuk melakukan sosialisasi tentang pencegahan Covid-19.
Direktur RSUD Ahmad Ripin, dr Ilham saat dikonfirmasi Kamis (26/3/2020) mengatakan terkait jumlah status Orang Dalam Pantauan (ODP) saat ini di Muarojambi tercatat 30 orang.
"Untuk pasien yang status ODP, awalnya tercatat 11 orang hingga saat ini meningkat jadi 30 orang yang sudah lakukan pemeriksaan ke RSUD dan data itu sudah kita sampaikan ke Dinkes Muarojambi untuk dikontrol oleh puskesmas setempat," katanya.
• Himpsi Adakan Konsultasi Online Terkait Covid-19
• Nelayan Nakal Pakai Pukat Harimau Masih Marak di Tanjabtim, Pemerintah Bakal Melakukan Penertiban
• Terus Cetak Rekor, Harga Emas Antam Kamis (26/3) Naik ke Rp924.000 per Gram
Ia juga mengatakan RSUD Ahmad Ripin saat ini terkendala belum miliki alat thermo scanner untuk mendeteksi kesehatan orang dari Covid-19.
"Saat ini alat tersebut sedang dipesan, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada dan akan kita gunakan untuk UGD dan poli, karena itu pintu masuk pertama cek kesehatan," jelasnya.
Sejauh ini pasien yang telah diperiksa berstatus ODP kebanyakan punya riwayat perjalanan dari Sumatera dan provinsi tetangga serta terdapat satu orang dari Jakarta.
"Kebanyakan warga Muarojambi yang datang diperiksa dari kecamatan Sekernan," tutupnya.
(Tribunjambi.com/ Hasbi)