Virus Corona
Kapan Wabah Virus Corona di Seluruh Dunia Berakhir? Begini Jawaban Mengejutkan Ahli
Penyakit virus corona baru atau yang disebut SARS-CoV-2 kini menyebar ke ratusan negara di dunia, jumlah korban pun terus bertambah.
Cara terbaik untuk mengontrol atau memperlambat penyebaran virus tersebut adalah melalui tindakan pencegahan seperti karantina dan pembatasan perjalanan.
Namun pencegahan penyebaran virus corona akan sangat sulit, kata Gordon, sebab penderita mengalami gejala yang tidak spesifik.
Virus juga membutuhkan masa inkubasi yang lama.
Seseorang yang terinfeksi tidak langsung menunjukkan gejala.
Pandemi ini akan berakhir ketika virus sudah tidak bisa menginfeksi orang lagi.
Contohnya saja pandemi flu spanyol pada 1981.
Penyakit itu diduga menginfeksi 500 juta orang di seluruh dunia.
Banyak di antara mereka adalah tentara yang saat itu sedang beperang dalam petempuran jarak dekat ketika Perang Dunia I.
Begitu berakhir dan orang kembali ke kampungnya, penyebaran flu spanyol melambat.
Sebab, kontak dekat menurun. Dan orang-orang sudah memiliki kekebalan tubuh karena sembuh dari infeksi sehingga virus tidak dengan mudah menular.
Profesor epidomologi dari New York University, Joshua Epstein mengatakan rantai penularan terhenti ketika orang-orang memiliki kekebalan tubuh terhadap virus tersebut.
Ia menyebut kasus yang disebabkan virus corona yang termasuk strain flu dapat menurun ketika cuaca menghangat dan dapat kembali menjangkit ketika musim gugur dan dingin.
Namun, pernyataan itu dibantah oleh Dr Nancy Messonnier, direktur CDC's National Center for Immunization and Respiratory Diseases.
Secara terori, kondisi lingkungan memang dapat mempengaruhi penyebaran virus, oleh sebab itu virus memiliki masa kemunculannya.
Professor Gordon mengatakan virus corona merupakan tipe virus yang dapat bermutasi sehingga manusia akan lebih sulit melawannya.