Banyak Warganya yang Meninggal karena Virus Corona, Gubernur Anies Baswedan Umumkan Status Baru
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan Jakarta berstatus tanggap darurat bencana wabah virus Corona atau covid-19
Banyak Warganya yang Meninggal karena Virus Corona, Gubernur Anies Baswedan Umumkan Status Baru
TRIBUNJAMBI.COM - Jumlah warga meninggal melonjak, Anies Baswedan akhirnya umumkan status baru untuk Jakarta, berlaku 14 hari
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan Jakarta berstatus tanggap darurat bencana wabah virus Corona atau covid-19 mulai Jumat (20/3/2020).
Keputusan ini dikeluarkan Anies setelah berkomunikasi dengan sejumlah unsur, dari kepolisian, TNI, hingga Satgas penanganan covid-19 nasional.
"Dengan status ini seluruh komponen pemerintah, TNI, Polri, harus bekerja lebih erat," ungkap Anies.
Anies juga mengungkapkan dukungan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengendalikan penyebaran covid-19.
Utamanya adalah menjaga jarak aman atau social distancing.
"Social distancing ini mutlak dilakukan oleh semua. Bila sebagian tidak melakukan, efektifitas menurun, potensi poenyebaran meningkat," ungkap Anies.
Anies menyebut warga DKI harus mengambil sikap bertanggung jawab.
"Sikap bertanggung jawab hari ini memilih di rumah, tidak beraktivitas di luar rumah," ungkap Anies.
Anies meminta agar masyarakat tidak menganggap enteng imbauan tentang penanggulangan penyebaran covid-19.
"Menganggap ini enteng dan tetap beraktivitas di luar, meski sehat, berpotensi menularkan orang lain," ungkap Anies.
"Angka kematian 20 yang diumumkan hari ini adalah angka yang sangat banyak." ujar Anies.
Selain itu, Anies menambahkan, alasan penetapan status tanggap darurat bencana Covid-19 di Jakarta ini karena melonjaknya pasien positif corona di Ibu Kota.
"Hari ini situasi yang dihadapi di Jakarta sangat berbeda dengan dua pekan lalu ataupun pekan lalu," ucap Anies.
• Reaksi Tak Biasa Nagita Slavina Saat Tas Mahalnya Dijual Murah Raffi Ahmad ke Andre: Dua Rp 300 Juta