Virus Corona

Pulang dari Field Trip Kota Terdampak Corona, 64 Siswa Sekolah di Kota Jambi Disemprot Disinfektan

Pulang dari Field Trip Kota Terdampak Corona, 64 Siswa Sekolah di Kota Jambi Disemprot Disinfektan

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Istimewa
Penyemprotan siswa satu sekolah di Kota Jambi yang pulang field trip dari kota terdampak virus corona. 

Di luar itu, kini Rumah Sakit Umum Daerah Kolonel Abunjani Bangko juga tengah merawat seorang anak berusia 23 bulan di ruang isolasi.

Tapi Direktur RSUD Kolonel Abunjani Bangko Berman Saragih mengatakan anak tersebut tidak ada kaitannya dengan corona.

VIDEO: Proses Penyemprotan Disinfektan di PN Jambi, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Kapolda Jambi Ajak Masyarakat Jambi Waspada saat Merebaknya Virus Corona

VIDEO: Mengenal Sejarah Universitas Batanghari

SEORANG Pejabat Korea Utara Ditembak Mati, Karena ke Pemandian Umum padahal Dia dalam Karantina

"Hasil pemeriksaan, anak itu hanya ada bakteri saja, bukan corona," katanya menegaskan.

Adapun penempatannya di ruang isolasi, lantaran orangtuanya khawatir karena anak tersebut pernah kontak langsung dari kakeknya yang baru saja pulang dari luar negeri. "Pulangnya sudah lama. Tapi khawatir saja," imbuhnya.

Adapun di Tebo, selain ada ODP terdapat dua orang warga Tebo berstatus pasien dalam pemantauan (PDP). Keduanya kini dirawat di RSUD Sultan Thaha Saifuddin Tebo.

Kepala Dinas Kesehatan Tebo Riana Elizabeth kepada Tribun Jambi menyampaikan bahwa keduanya merupakan ibu dan anak diduga suspect corona, lantaran melakukan perjalan dari daerah yang terjangkit virus corona.

Riana bilang, pasien akan dirujuk ke RSUD H Hanafie Muara Bungo sebagai rumah sakit rujukan. "Sejauh ini kondisinya stabil, cuma kita tetap merujuk ke rumah sakit rujukan," sebutnya.

Selain dua orang itu, Riana menyampaikan saat ini di Tebo ada 13 orang dalam pemantauan (ODP). Mereka baru pulang dari ibadah umrah juga dari Dubai dan wilayah yang terpapar corona.

"Puskesmas melakukan pemantauan kepada mereka, alhamdulillah sampai sekarang kondisi mereka baik, dan sehat," jelasnya.

Ia mengimbau agar masyarakat berperilaku hidup sehat, minimal harus rajin cuci tangan menggunakan sabun, banyak minum air putih, makan buah dan sayur. Ia menekankan agar masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan apabila tidak akan keperluan yang mendesak.

Tambah ruang isolasi

Pemkot Jambi menyiapkan 19 ruang isolasi, dari 14 rumah sakit yang ada di Kota Jambi. Itu di luar ruang isolasi yang ada di RSUD Raden Mattaher.

Sekda Kota Jambi yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Corona, Budidaya mengatakan, ruang isolasi yang ada saat ini belum memenuhi standar. Namun, kata dia kita sedang menyiapkan. "Yang sudah memenuhi standar saat ini di Raden Mattaher," ujarnya.

Selain menyediakan ruang isolasi, Pemerintah Kota Jambi juga sudah melakukan antisipasi dengan memberikan imbauan agar setiap mal, perkantoran, puskesmas, hingga sekolah harus menyiapkan hand sanitizer.

Hal sama juga dilakukan Pemerintah Kabupaten Tebo yang akan menambah 10 ruang isolasi. Riana Elizabeth, Kepala Dinas Kesehatan Tebo menyampaikan sejauh ini ruang isolasi yang ada di Kabupaten Tebo hanya ada satu.

BBS Temui Pemkab Muba, Bahas Pencegahan Karhutla di Wilayah Perbatasan

Kasus Positif Virus Corona di DKI Jakarta, Sudah 224 Orang Terinfeksi dan Baru 13 Orang Sembuh

Kewalahan Hadapi Virus Corona, Menteri Kesehatan Belanda Bruno Bruins Pilih Mengundurkan Diri

Bak Hotel Berbintang, Ini Penampakan Wisma Atlet dan Fasilitasnya Untuk Rumah Isolasi Pasien Corona

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved