Kewalahan Hadapi Virus Corona, Menteri Kesehatan Belanda Bruno Bruins Pilih Mengundurkan Diri
Saat ini Menteri Kesehatan Belanda, Bruno Bruins mengundurkan diri dari jabatannya karena mengaku kewalahan menghadapi virus corona.
TRIBUNJAMBI.COM - Menteri Kesehatan Belanda, Bruno Bruins mengundurkan diri dari jabatannya karena mengaku kewalahan menghadapi virus corona.
Sebelumnya pada Kamis (19/3/2020) malam Bruno sempat terjatuh saat berbicara di podium sidang parlemen yang membicarakan kesiapan negara.
Dilansir dari nltimes, kondisi ini disebutnya karena kelelahan.

"Saya telah menyimpulkan bahwa tubuh saya tidak bisa lagi menangani ini karena kelelahan," ungkap Bruno dikutip dari nltimes.
Permintaan resign ini kemudian disetujui Raja Belanda, yang disampaikan melalui Kabinet Raja dalam sebuah pernyataan.
"Raja telah menyetujui pengunduran diri ini dengan penghargaan tertinggi. Atas rekomendasi Perdana Menteri, dengan rasa terima kasih untuk dedikasi yang diberikan oleh menteri kepada-Nya dan Kerajaan," tulis pernyataan tersebut.
Setelah sidang parlemen, Bruins dikabarkan merasa lebih baik setelah beristirahat malam itu.
Dia awalnya diperkirakan akan kembali bekerja dalam 1-2 hari.
"Saya terjatuh karena kelelahan dan minggu-minggu yang intensif. Sekarang segalanya sudah lebih baik."
"Saya pulang sekarang untuk beristirahat malam ini, sehingga saya bisa kembali bekerja besok untuk melawan krisis corona sebaik mungkin," kata Bruins di Twitter, setelah dirinya terjatuh di sidang parlemen.
Dalam tugasnya, Bruins menangani kritik, menjawab kekhawatiran, dan pertanyaan dari para pemimpin partai politik Belanda.
Sekitar 35 menit dalam persidangan, pemimpin paling kanan Geert Wilders mulai mendesak Bruins tentang ketersediaan masker bedah di "Negeri Kincir Angin".
Bruins tiba-tiba terhuyung mundur dan tumbang.
Dia langsung ditolong dan dibantu berdiri oleh Menteri Sosial Wouter Koolmees.
Setelah berdiri lagi, Bruins menyeruput segelas air dan berjalan keluar dari parlemen.