Kewalahan Hadapi Virus Corona, Menteri Kesehatan Belanda Bruno Bruins Pilih Mengundurkan Diri
Saat ini Menteri Kesehatan Belanda, Bruno Bruins mengundurkan diri dari jabatannya karena mengaku kewalahan menghadapi virus corona.
Pemerintah Australia menerapkan kebijakan pelarangan segala pertemuan indoor yang dihadiri oleh 100 orang.
Sementara di luar ruangan, aparat akan menghentikan agenda di atas 500 orang.
• Daftar Pejabat Positif Virus Corona Selain Walikota Bogor Bima Arya dan Menhub Budi Karya Sumadi
Adapun tempat umum seperti restoran, gedung bioskop, atau lini bisnis lainnya akan mendapat panduan bagaimana mengelola usaha mereka selepas pertemuan kabinet.
Sementara itu, sekolah masih diizinkan buka, tetapi akan ada larangan ketat yang diberlakukan agar lansia berada dalam isolasi guna mencegah penyebaran.
Scott menambahkan, pemerintah berusaha "membangun jembatan", ketika penutupan negara diiringi peningkatan sektor ekonomi dan kesehatan.
• Pilihan Mobil Bekas Rp 40 Jutaan - BMW, Daihatsu, Isuzu, Toyota, Suzuki, Kia, Proton, Hyundai
"Kami ingin membawa mereka menyeberangi sisi lain jembatan, di mana ekonomi dan kesehatan pulih, serta kehidupan warga Australia normal," jelasnya. Ia mengatakan pemerintah mengantisipasi agar setidaknya enam bulan ke depan warga ataupun sektor usaha tidak ada yang terkena dampak besar.
Oleh karenanya, ia mengimbau pula agar masyarakat tidak menyerbu supermarket dan melakukan panic buying.
"Saya mengerti Anda semua tentunya gelisah. Namun, dalam enam bulan, kita harus bekerja sama jika ingin melewati ini semua," tambahnya.
• Jumlah OPD Virus Corona di Jawa Tengah Melonjak 2236 Orang, di Semarang 6 Orang Positif Covid-19
Hingga Kamis (19/3/2020), Australia mencatat adanya 641 penularan dengan 45 di antaranya kasus baru.
Adapun sebanyak 43 kasus sembuh dan enam kasus lainnya menjadi korban meninggal dunia.
Sementara itu, maskapai penerbangan asal Australia yaitu Qantas akan menangguhkan semua penerbangan pada akhir Maret.
Dilansir situs Agence France-Presse, Qantas akan menghentikan semua penerbangan internasional dan menangguhkan 20.000 staf sebagai tanggapan atas pandemi virus corona.