Sebut Rocky Gerung Buruknya Koordinasi Pemerintah Atasi Virus Corona: Kalau Teroris Saya Bersyukur!

"Kalau saya teroris, saya bersyukur bahwa Indonesia memperlihatkan ketidakmampuan untuk mengkoordinasikan informasi," jelas Rocky Gerung.

Editor: Tommy Kurniawan
Instagram Tribun Bali
Rocky Gerung dan Jokowi 

TRIBUNJAMBI.COM - Sebut Rocky Gerung Buruknya Koordinasi Pemerintah Atasi virus corona: Kalau Teroris Saya Bersyukur!

Pengamat politik Rocky Gerung menanggapi soal koordinasi pemerintah dalam menanganani wabah virus corona ( Covid-19 .

Menurut Rocky Gerung koordinasi yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi Covid-19 memiliki kualitas yang buruk.

Pengamat Rocky Gerung melihat tidak ada keteraturan dalam koordinasi antar pejabat pemerintahan dalam penyampaian informasi terkait Covid-19.

Dikutip dari YouTube Rocky Gerung Official, Rocky Gerung bahkan mengibaratkan apabila dirinya seorang teroris, maka ia akan bersyukur atas kualitas koordinasi pemerintah dalam menyampaikan informasi ke publik.

Mendadak Kabur Vanessa Angel Tinggalkan Polres Tengah Malam, Istri Bibi Ardiansyah Negatif Narkoba

RESMI! Pelaksanaan SKB Penerimaan CPNS 2019 Ditunda Akibat Virus Corona Covid-19, Cek Disini!

Reaksi SBY Lihat Cara Santai Pemerintah Tangani Virus Corona: Awalnya Terlalu Percaya Diri!

Keterpaksaan Jessica Iskandar dan Richard Kyle Batalkan Pernikahan: Sampai Waktu yang Tak Ditentukan

"Kalau saya teroris, saya bersyukur bahwa Indonesia memperlihatkan ketidakmampuan untuk mengkoordinasikan informasi," jelas Rocky Gerung.

Kemudian Rocky Gerung juga mengatakan penangana virus corona sama seperti penanganan teroris yang asal-asalan.

"Jadi yang dipamerkan ke publik, dalam, maupun luar negeri adalah bahwa Indonesia punya manajemen buruk dalam mengolah opini publik," lanjutnya.

Pria yang pernah menjadi dosen di Universitas Indonesia (UI) itu melihat bahwa apa yang terjadi di Indonesia saat ini, akan berpengaruh buruk terhadap persepsi investor soal Indonesia.

"Itu sinyal buruk buat investor, sinyal sinyal baik untuk para koruptor," kata Rocky Gerung.

"Dan tidak ada satu pedoman pembuatan press release kan."

"Enggak ada pedoman tentang siapa yang mesti bicara duluan, jadi berebut pengin ngomong tapi enggak ada isi semua kan," lanjutnya.

Pengamat Rocky Gerung menyayangkan adanya asumsi Indonesia bebas Covid-19.

"Buat orang yang masuk ot**nya bagus menganggap Indonesia ini kayak orang id**t."

"Bukan dalam rangka meledek, tapi mengatakan bahwa kan Anda negara yang dari awal tahu bahwa pelayanan kesehatan buruk."

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved