Penyamaran Polwan Cantik Bongkar Prostitusi, Disuruh Pakai Kaus dan Hotpant, Bos PSK Terkecoh
Seperti saat melakukan penyelidikan kehidupan malam dan perdagangan perempuan. Dua polwan cantik ini turun langsung, menyamar 'melakoni' kehidupan
Setelah sepakat dengan bos PSK, Rochana dan Mira langsung pulang ke Mapolsek Wedarijaksa. Penyamaran mereka rupanya berjalan mulus. Petugas piket Mapolsek Wedarijaksa saat itu bahkan sempat tak mengenali Rochana.
Anggotanya yang berjaga malam itu sempat mengusir Rochana yang hendak masuk ke kantor lantaran dikira orang gila yang berkeliaran. "Hai kamu jangan masuk! Pergi atau kusiram kamu!" kata Rochana menirukan hardikan anak buahnya kala itu.
"Enak saja mau nyiram, saya ini Kapolsek kamu," ujar Rochana.
Kata Rochana, saat itu juga anggotanya kaget dan tak percaya. Mereka pun tertawa semua sendiri.
10. Lakukan penggerebekan
Keesokan harinya, yakni sekitar pukul 15.30 WIB, Rochana bersama tim gabungan dari Polsek Wedarijaksa menggerebek warung kopi Kuro-Kuro.
Dalam penggerebkan, polisi mengamankan 3 PSK, 4 pria hidung belang, dan satu pasangan mesum yang terkunci rapat di kamar.
Selain itu turut mengamankan seorang mucikari atau pemilik warung kopi Kuro-Kuro atas nama biduan Woro Wiranti (34).
"Mana Brondongnya, katanya saya mau dikasih brondong?" tanya Rochana pada mucikari dan si pemilik warung kopi itu. Pemilik warung kopi langsung kaget dan meminta maaf.
"Saat ini proses hukum sedang berlangsung dan akan dilimpahkan ke kejaksaan. Penyelidikan tak ditemukan pekerja gadis di bawah umur," imbuh Rochana.
Mereka yang diamankan dijerat Pasal 296 KUHPidana karena mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan ancaman pidana 1 tahun 4 bulan penjara.
Polwan Cantik Nyamar di Bali
Penyamaran lain juga dilakukan polwan cantik dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Garut.
Dua orang polisi wanita membongkar aksi Human Trafficking di kawasan Sanur Denpasar Selatan.
Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, mengatakan pihaknya menugaskan dua polwan untuk melakukan penyamaran sebagai WTS.
Begitu dipastikan ada praktik perdagangan orang dan prostitusi, petugas langsung masuk melakukan penyergapan.
"Jadi enggak lama menyamarnya, paling satu jam lebih," kata Budi.
Pemilik Bungalow 505 di kawasan lokalisasi diamankan. Penggerebekan dilakukan sesuai laporan orangtua yang anaknya dijadikan budak seks pria hidung belang.
Akhirnya, dua polwan cantik Satreskrim Polres Garut menyamar sebagai PSK di sebuah tempat hiburan di Bali.
Brigadir Popy Puspasari dan Bripda Fitria Oktavia kemudian berhasil mengungkap jaringan sindikat perdagangan orang untuk dipekerjakan menjadi PSK.
Mereka berani masuk tempat hiburan tersebut dengan menyamar menjadi PSK.
Dua penyidik di unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Garut tersebut menggunakan nama samaran Dewi untuk Brigadir Popy dan Bella untuk Bripda Fitria.
Berkat keduanya, praktik prostitusi dan perdagangan orang di tempat hiburan tersebut terungkap.
"Awalnya masuk ke sana diwawancara dulu sama karyawan di sana," kata Popy saat ditemui di Mapolres Garut, Jawa Barat, Minggu (18/3/2018).

Selama proses wawancara, Popi ditanya mengenai kesiapannya menjadi PSK di tempat hiburan tersebut.
"Setelah diwawancara dan saya menyatakan siap, kemudian disuruh istirahat di kamar," katanya.
Dia mengaku tidak terlalu lama berada di dalam tempat hiburan tersebut.
Setelah itu, dia langsung menghubungi tim Satreskrim Polres Garut pimpinan Kasatreskrim AKP Aulia Djabar yang telah berada di dekat tempat hiburan tersebut.
"Jadi enggak lama, enggak sampai disuruh melayani tamu,"ujar Popy.
Ia mengaku sempat ketakutan ketika akan menyamar menjadi PSK.
Namun, karena ada tim Satreskrim Polres Garut yang mendampingi, dirinya merasa lebih tenang.
Sebelumnya, ada informasi yang masuk ke Polres Garut yakni ada dua perempuan yang ditawari bekerja di Bali.
Awalnya kerjaan itu hanya sebagai pegawai kafe atau bar. Ternyata, pekerjaan yang dilakukan oleh si perempuan ini setelah di Bali, tidak sesuai dengan tawaran dari penyalurnya.
Pendek kata, malah bekerja di Bungalow 505 yaitu tempat prostitusi. Si perempuan yang jadi korban perdagangan atau human trafficking ini sudah meminta pulang. Tapi ditahan-tahan oleh si pemilik.
Korban meminta pulang karena tidak sesuai dengna pekerjaannya. Tapi tak kunjung diberi pulang, akhirnya melapor ke orangtuanya.
Orangtuanya kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Garut. Tak lama, si mucikari atau penyalur perempuan dijadikan bisnis Pekerja seks komersial (PSK) itu ditangkap oleh petugas Polres Garut.
Setelah itu mucikarinya ditangkap setelah berkoordinasi dengan anggota dari Polres Denpasar.
"Bahwa dalam praktik pengungkapan itu memang Polres Garut menggunakan dua orang Polwan sebagai pancingannya. Seorang pemilik Bungalow bernama Imam dan anak buahnya ditangkap," ujar Kapolresta Denpasar Kombespol Hadi Purnomo.
Kelahiran Polwan
Menelusuri sejarah kelahiran polisi wanita (polwan) di Indonesia, sangat menarik. Melansir wikipedia, kelahiran polwan Indonesia tak jauh berbeda dengan proses kelahiran polisi wanita di negara lain, yang bertugas dalam penanganan dan penyidikan terhadap kasus kejahatan yang melibatkan kaum wanita baik korban maupun pelaku kejahatan.
Di Indonesia, polwan lahir pada 1 September 1948. Ini berawal dari kota Bukittinggi, Sumatera Barat, tatkala Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) menghadapi Agresi Militer Belanda II.
Saat itu terjadi pengungsian besar-besaran pria, wanita, dan anak-anak meninggalkan rumah mereka untuk menjauhi titik-titik peperangan.
Untuk mencegah terjadinya penyusupan, para pengungsi harus diperiksa oleh polisi, namun para pengungsi wanita tidak mau diperiksa apalagi digeledah secara fisik oleh polisi pria.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemerintah Indonesia menunjuk SPN (Sekolah Polisi Negara) Bukittinggi untuk membuka "Pendidikan Inspektur Polisi" bagi kaum wanita. Setelah melalui seleksi terpilihlah enam orang gadis remaja yang semuanya berdarah Minangkabau dan juga berasal dari Ranah Minang.
• 5 Artis Era 1990-an yang Masih Tampil Kencang dan Segar, dari Meriam Bellina s/d Bella Saphira
• Betrand Peto Dapat Perlakuan Aneh dari Sarwendah dan Ruben Onsu: Mandi Aja tu ada Kamar Mandi
• Daftar Lagu Nirvana sejak 1989 s/d 2010, Bang Legendaris Bubar setelah Kurt Cobain Bunuh Diri