Gedung Putih AS Curigai China Tak Jujur Soal Jumlah Penderita Virus Corona, Sebut "Sangat Kecewa"
Coronavirus yang muncul dari provinsi Hubei China lebih dari sebulan yang lalu dan telah menyebar ke dua lusin negara. Gedung Putih tuduh China.
Penulis: Nani Rachmaini | Editor: Nani Rachmaini
Wabah Sars
Skeptisisme atas penanganan krisis kesehatan masyarakat Cina dimulai pada tahun 2003, menurut Yanzhong Huang, seorang peneliti kesehatan masyarakat di Seton Hall University.
Pada saat itu, pemerintah Cina dituduh berusaha menutupi penyebaran SARS, yang dengan cepat menyebar ke lebih dari dua lusin negara dan menyebabkan pejabat kesehatan dunia menyatakannya sebagai ancaman kesehatan global.
• Masih Misteri Kasus Balita Tewas Tanpa Kepala di Samarinda, Orangtua Datangi Hotman Paris
• Video Warga Lempar Asbak saat Demo Sempat Tolak WNI dari Wuhan di Kantor DPRD Natuna
Manajemen dan keterlambatan yang buruk dari pemerintah China dituding jadi biang kerok, disalahkan oleh para pemimpin dunia atas penyebaran penyakit yang cepat, kata Huang.
Saat ini, data terakhir sudah 1.666 orang tewas, sebagian besar di China. Sementara puluhan ribu sudah terinfeksi.
SUMBER: CNBC.COM
FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:
.