Gelagat Aneh 5 Penumpang Naik dari Palembang, Pramugari Garuda Dianiaya sebelum Kopassus Tiba

Awalnya tak ada yang ganjil, semua penumpang duduk pada tempatnya masing-masing. Pramugari pun melakukan tugasnya untuk melayani kebutuhan penumpang.

Gelagat Aneh 5 Penumpang Naik dari Palembang, Pramugari Garuda Dianiaya sebelum Kopassus Tiba
Kolase/Kompas.com
Pesawat Garuda Indonesia "Woyla" dan Kopassus 

TRIBUNJAMBI.COM - Para pramugari Garuda Indonesia dianiaya, ditampar, ditendang dan diperlakukan tak menyenangkan saat melindungi penumpang Garuda Woyla yang disandera pembajak.

Para pramugari yang mencoba melindungi para penumpang ini harus menerima siksaan dari para pembajak.

Beruntung nasib mereka akhirnya diselamatkan oleh para prajurit Kopassus.

Pesawat Garuda PK-BNJ Woyla yang dibajak.(Dok. Kompas)
Pesawat Garuda PK-BNJ Woyla yang dibajak.(Dok. Kompas) (kompas.com)

Pembebasan sandera penumpang pesawat DC 9 Woyla milik Garuda Indonesia yang dibajak oleh segerombolan teroris menjadi satu diantara operasi Kopassus yang menyita perhatian dunia.

Detik-detik Kompi C Dikepung Musuh, Daftar Misi Rahasia Kopassus yang Tak Diketahui Orang

Pertempuran Jenderal TNI Asal Jambi Bersama Sniper Legendaris Kopassus, Kaget Lihat Jumlah Korban

Kopassus Menemukan Peti Pernuh Uang, Sudah Tinggalkan Saja, Nanti Kamu Mati

Pesawat tujuan Jakarta-Medan yang membawa puluhan penumpang tersebut dibajak oleh para teroris.

Saat berada di bawah penyanderaan teroris, para penumpang merasakan penderitaan.

Pesawat DC 9 mlik Garuda Indonesia itu dibajak oleh lima teroris dari kelompok yang mengaku bernama Komando Jihad.

Awal mula peristiwa pembajakan itu pada Sabtu, 28 Maret 1981.

Pesawat yang membawa 48 penumpang tersebut berangkat dari Jakarta dengan tujuan Medan.

Sekitar pukul 09.00, pesawat transit di Palembang.

Halaman
1234
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved