Nasib PSK yang "Dijebak" Anggota Dewan Andre Rosiade Kini, Ingat Ini Saat di Tahanan

Bahkan PSK yang jadi tersangka, yakni NN, kini ditangguhkan dan Andre Rosiade tak dicalonkan di Pilkada Sumbar.

Editor: Nani Rachmaini
Kolase Tribun Padang
Mucikari AS, Andre Rosiade dan PSK N. Nasib PSK yang "Dijebak" Anggota Dewan Andre Rosiade Kini, Ingat Ini Saat di Tahanan 

Nasib PSK yang "Dijebak" Anggota Dewan Andre Rosiade Kini, Ingat Ini Saat di Tahanan

TRIBUNJAMBI.COM-Kasus penggerebekan PSK di Padang, Sumatera Barat, memang jadi perbincangan publik dalam sepekan kemarin.

Peristiwa yang melibatkan politisi Partai Gerindra Andre Rosiade itu dikomentari oleh Sandiaga Uno.

Bahkan PSK yang jadi tersangka, yakni NN, kini ditangguhkan dan Andre Rosiade tak dicalonkan di Pilkada Sumbar.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno beranggapan upaya penggerebekan pekerja seks komersial (PSK) yang dilakukan oleh anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Andre Rosiade menyalahi tugas dan wewenang.

Sandiaga Uno menyarankan sebagai anggota DPR tugas Andre bukanlah menjebak PSK.

Sandiaga Uno mengatakan, tugas itu sebaiknya diserahkan kepada aparat penegak hukum.

Gara-gara Cium dan Peluk Siswi SMP Bergantian, Pembina Pramuka di Kediri Terancam Penjara

Empat Pemuda Maluku Dikeroyok di Diskotek Surabaya, Rekan Se-Organisasi Tuntut Pelaku Ditangkap

Daftar Pemenang Academy Award Oscar (Piala Oscar 2020) - Parasite, Toy Story Joaquin Phoenix Joker

"Saya melihat bahwa ini bukan tugas dari Bang Andre, ini lebih mungkin tugas dari aparat hukum," terang Sandiaga Uno, dikutip Tribunnews.com dari tayangan yang diunggah di kanal YouTube KompasTV, Senin (10/2/2020).

Sandiaga Uno menyatakan, tugas Andre yang saat ini menjadi anggota DPR RI adalah menjadi wakil rakyat.

"Bang Andre ini sahabat saya dan dia sekarang lagi tugas di DPR RI."

"Saya akan terus mengingatkan bahwa fungsi utamanya dia adalah menjadi wakil rakyat," ungkapnya.

Di samping itu, penangguhan penahanan tersangka prostitusi daring di Padang, Sumatra Barat berinisial NN (27) dikabulkan oleh pihak kepolisian.

NN yang digerebek Minggu (26/1/2020) itu kini tak lagi ditahan di Mapolda Sumbar.

NN menyelesaikan permohonan penangguhan penahanan dan meninggalkan Mapolda Sumbar, Sabtu (8/2/2020).

NN diketahui memiliki anak berusia satu tahun.

Semenjak NN ditahan, ia kesulitan bertemu dengan anaknya.

Kuasa hukum NN dari Lembaga Advokasi Pemberdayaan Perempuan dan Anak Sumbar, Riefia Nadra mengemukakan N kerap menangis di tahanan.

"Dia teringat anaknya yang baru berumur satu tahun. Sementara dia ditahan," kata Riefa.

NN, lanjut Riefa, terjerumus ke dunia hitam untuk menghidupi anaknya yang masih kecil.

Meski penangguhan penahanan dikabulkan, kasus prostitusi daring yang menjerat NN tetap berlanjut.

Perempuan asal Jawa Barat itu diharuskan melapor dua kali dalam seminggu ke Polda Sumbar.

Selain itu, NN juga telah membuat penyataan tertulis perihal barang bukti kasusnya.

"NN sudah berjanji melalui pernyataan tertulis tidak akan menghilangkan barang bukti," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto.

Pihak keluarga pun menjamin penangguhan penahanannya.

NN digerebek bersama mucikarinya AS di sebuah hotel di Padang, Sumbar, Minggu (26/1/2020).

Penggerebekan ini sempat menuai tanda tanya dari sejumlah kalangan.

Mereka mempertanyakan adanya unsur jebakan yang melibatkan anggota DPR RI Andre Rosiade dalam penggerebekan tersebut.

Namun, Andre membantah telah melakukan penjebakan.

Menurutnya, penggerebekan berawal dari laporan dan keresahan warga mengenai prostitusi online di Padang.

Belakangan, beredar kuitansi pemesanan kamar hotel 606 dan 608 yang merupakan lokasi penggerebekan.

Pada kuitansi tertulis atas nama Andre Rosiade yang diketik dan garis miring Bimo yang ditulis dengan pena.

"Ini tidak benar saya yang memesan kamar tersebut. Saya tidak pernah datang ke resepsionis dan membayar," kata Andre, Kamis (6/2/2020).

Gerindra Tak Calonkan Andre

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ahmad Sufmi Dasco mengatakan, Gerindra tak mencalonkan kadernya Andre Rosiade dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Barat 2020.

Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara? Sempat Geger, Ini Kata Ahli Medis

Penanganan Virus Corona pada WNI di Natuna Bisa Tembus Rp 1 Triliun

Monash University Buka Kampus di Indonesia, Ini Jadi Kampus Asing Pertama di Tanah Air

Hal ini disampaikan Dasco, ketika ditanya terkait keterlibatan Andre Rosiade dalam Penggrebekan Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kota Padang, Sumatera Barat beberapa hari lalu.

"Untuk keseimbangan di masyarakat, perlu diketahui bahwa DPP Partai Gerindra mempertimbangkan untuk tidak mencalonkan Andre Rosiade sebagai gubernur Sumbar," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Dasco mengatakan, Partai Gerindra tengah menggodok nama lain untuk diusung di Pilkada Sumatera Barat 2020.

"Ya itu nanti, masih digodok," ujarnya.

Detik-detik Polisi Tangkap Pengemudi yang Cekik Leher

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:

.

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Sandiaga Uno Tegaskan Penggerebekan PSK di Padang Bukan Tugas Andre Rosiade, Begini Nasib NN

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved