Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara? Sempat Geger, Ini Kata Ahli Medis

Belakangan ini publik dibuat geger dengan pernyataan penularan Virus Corona melalui udara.

Editor: Nani Rachmaini
Daily Star
Korban meninggal akibat virus corona. 

Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara? Sempat Geger, Ini Kata Ahli Medis

TRIBUNJAMBI.COM-Belakangan ini publik dibuat geger dengan pernyataan penularan Virus Corona melalui udara.

Padahal yang dikonfirmasi hingga saat ini, penyebaran virus Corona terjadi akibat transmisi langsung dan kontak fisik.

Namun, pejabat di China memiliki pernyataan berbeda, virus mematikan bernama Novel Coronavirus atau 2019-nCOV bisa menginfeksi melalui udara.

Nenek 90 Tahun Datangi RS Jam 2 Pagi, Rawat Anak yang Kena Virus Corona Sendiri, yang Lain Ketakutan
Nenek 90 Tahun Datangi RS Jam 2 Pagi, Rawat Anak yang Kena Virus Corona Sendiri, yang Lain Ketakutan (China Press)
Seperti dikutip dari mothership.sg, pada Sabtu (8/2/2020) lalu, seorang pejabat Shanghai mengatakan, coronavirus dapat menyebar melalui transmisi aerosol atau infeksi melalui udara.

Ia adalah Zeng Qun, wakil kepala Biro Urusan Sipil Shanghai.

Monash University Buka Kampus di Indonesia, Ini Jadi Kampus Asing Pertama di Tanah Air

Penanganan Virus Corona pada WNI di Natuna Bisa Tembus Rp 1 Triliun

Monash University Buka Kampus di Indonesia, Ini Jadi Kampus Asing Pertama di Tanah Air

Namun, hari berikutnya, seorang ahli medis dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China mengatakan, belum kepastian apakah virus tersebut dapat menyebar melalui bentuk aerosol.

Sejauh ini, semua klaim tentang transmisi aerosol telah dilaporkan hanya oleh media pemerintah China, surat kabar berbahasa Inggris, China Daily.

Pendapat ahli

Para ahli menjelaskan tiga jenis vektor transmisi untuk penyebaran coronavirus:

1. Penularan langsung (dikonfirmasi), infeksi yang disebabkan oleh penghirupan udara di dekat orang yang terinfeksi melalui bersin atau batuk

2. Penularan melalui kontak (dikonfirmasi), infeksi yang disebabkan karena menyentuh benda yang memiliki tetesan dari orang yang terinfeksi virus, kemudian menyentuh selaput lendir mulut, hidung, atau mata

3. Penularan aerosol (diperdebatkan), infeksi yang disebabkan oleh menghirup virus, yang telah bercampur dengan tetesan di udara untuk membentuk aerosol yang mengambang untuk jangka waktu yang lebih lama, selama beberapa hari

Tidak ada bukti

Feng Luzhao, seorang peneliti dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China mengatakan dalam konferensi pers, Minggu (9/2/2020) tidak ada bukti yang menunjukkan bila virus baru itu dapat ditularkan melalui aerosol.

Selain itu, Komisi Kesehatan Nasional China mengingatkan masyarakat, penularan virus corona melalui rute seperti aerosol (udara) dan saluran pencernaan belum dapat dikonfirmasi.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved