Minggu, 3 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Viral

Siasat Guru SMP Antar Makanan saat Digrebek Warga, Suami Ungkap Dugaan Perselingkuhan

Kasus dugaan perselingkuhan dua guru di Kendal mencuat usai warga menggerebek rumah di Desa Botomulyo, Cepiring, Sabtu (6/9/2025).

Tayang:
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Tribun Timur
DUGAAN PERSELINGKUHAN. Kasus dugaan perselingkuhan dua guru di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menjadi perhatian publik setelah warga melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Desa Botomulyo, Kecamatan Cepiring, Sabtu (6/9/2025) 

TRIBUNJAMBI.COM - Kasus dugaan perselingkuhan dua guru di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menjadi perhatian publik setelah warga melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Desa Botomulyo, Kecamatan Cepiring, Sabtu (6/9/2025).

 Dua guru yang terlibat masing-masing berinisial YPK, guru Bimbingan Konseling, dan HT, guru olahraga di SMP Negeri 4 Cepiring.

Kapolsek Cepiring, AKP Darwan, membenarkan adanya penggerebekan yang dilakukan oleh warga setempat. 

Menurutnya, warga mencurigai keberadaan seorang pria yang masuk ke rumah milik YPK, sehingga mereka nekat mendobrak masuk.

Saat peristiwa itu berlangsung, HT memang berada di dalam rumah, sementara YPK justru sudah keluar untuk menjemput anaknya dengan menggunakan motor milik HT.

“Warga melihat ada seorang pria masuk, kemudian dilakukan penggerebekan. Saat dicek, HT ada di dalam rumah, tapi YPK tidak berada di tempat,” ujar AKP Darwan, Selasa (9/9/2025).

Setelah peristiwa itu, polisi memanggil keduanya bersama dua warga yang ikut menggerebek untuk dimintai keterangan. 

Dari hasil pemeriksaan, HT membantah keras adanya perselingkuhan maupun perbuatan asusila.

Ia mengaku hanya datang untuk mengantarkan makanan dan sempat berbincang sebentar dengan YPK. Tidak lama setelah itu, YPK pamit menjemput anaknya. 

“HT mengaku tidak melakukan perbuatan yang dituduhkan, hanya bertamu dan mengantar makanan,” terang Kapolsek.

Keterangan itu juga sejalan dengan penjelasan Kepala SMP Negeri 4 Cepiring, Sutrisno.

 Ia menyebut, kedatangan HT ke rumah YPK karena sedang mengirim makanan dalam rangka tasyakuran. Saat berada di rumah tersebut, keduanya hanya berbincang ringan. 

“Dari pengakuan mereka, tidak melakukan hal yang mencurigakan. Kalau di sekolah, hubungan mereka juga biasa saja, tidak ada gelagat istimewa,” kata Sutrisno.

Namun, isu perselingkuhan ini semakin menguat setelah suami YPK, berinisial EHS, angkat bicara. 

Ia mengaku sudah lama mendapat laporan dari warga bahwa istrinya kerap kedatangan tamu pria. Bahkan, ketika dimintai izin penggerebekan, EHS mengaku hanya bisa pasrah.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved