Pro Kontra Pemulangan 660 WNI eks ISIS, Mardani Ali Sera Minta Pemerintah Jadi "Bapak" Bagi Mereka

Politisi PKS, Mardani Ali Sera memberikan pendapat berbeda terkait wacana kepulangan WNI eks ISIS tersebut.

Pro Kontra Pemulangan 660 WNI eks ISIS, Mardani Ali Sera Minta Pemerintah Jadi
(tribunnews.com/ Chaerul Umam)
Mardani Ali Sera di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/7/2019). Pro Kontra Pemulangan 660 WNI eks ISIS, Mardani Ali Sera Minta Pemerintah Jadi "Bapak" Bagi Mereka 

Pro Kontra Pemulangan 660 WNI eks ISIS, Mardani Ali Sera Minta Pemerintah Jadi "Bapak" Bagi Mereka

TRIBUNJAMBI.COM-Wacana pemulangan 660 Warga Negara Indonesia (WNI) mantan anggota Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) menuai pro dan kontra

Pemerintah dan sejumlah fraksi di DPR RI tegas menolak kepulangan WNI eks ISIS, namun Partai Keadilan Sosial (PKS) meminta pemerintah menjadi orang tua bagi mereka.

Politisi PKS, Mardani Ali Sera memberikan pendapat berbeda terkait wacana kepulangan WNI eks ISIS tersebut.

Hal itu disampaikan dalam video yang diunggah kanal YouTube TVOneNews, Jumat (7/2/2020).

Mardani Ali Sera menyebut WNI eks ISIS merupakan anak kandung ibu pertiwi.

Seharusnya, pemerintah menjadi bapak, karena mereka adalah korban.

Penculik Anak di Grobogan Terkapar di Tangan 3 Bocah, Dihajar Pakai Batu dan Didigigit

Media Asing Soroti Indonesia Ternyata Tidak Tes Virus Corona ke 243 WNI di Natuna, Mereka Sehat

"Buat saya pemerintah harus jadi bapak,  itu anak-anaknya yang sedang bermasalah," terang Mardani.

Menurut Mardani, para WNI ini seharusnya dicari tau latar belakang lalu motifnya bisa ikut dalam anggota ISIS.

"Karena ada yang terpapar paham dianggap itu bisa membuat masuk surga. Itu yang sangat dangkal."

Halaman
123
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved