Sang Ibu Pecah Ketuban di Atas Motor, Begini Nasib Bayi Malang dan Orangtunya, Ternyata Hasil Ini

Sang Ibu Pecah Ketuban di Atas Motor, Begini Nasib Bayi Malang dan Orangtunya, Ternyata Hasil Ini

Editor: Deni Satria Budi
Ilustrasi 

Sang Ibu Pecah Ketuban di Atas Motor, Begini Nasib Bayi Malang dan Orangtunya, Ternyata Hasil Ini

TRIBUNJAMBI.COM, DENPASAR - Minggu (6/10/2019), sekira pukul 23.45 WITA Luki dan Mega membuang bayinya yang baru dilahirkan di Jalan Kresek Gang Ikan Teri, Sesetan, Denpasar Selatan.

Hal ini terungkap di persidangan. Bayi malang yang dibuang itu hasil huhungan tanpai ikatan antar Mega dan Luki, yang dipaksa lahir sebelum waktunya.

Di persidangan Mega mengatakan, awalnya Ia tidak haid sejak April 2019. Keduanya pun tidak menginginkan adanya kehadiran bayi tersebut.

Keduanya lalu sepakat menggugurkan kandungan itu. Kemudian Minggu 6 Oktober 2019, Mega pun mulai merasakan sakit perut.

Oleh Luki, diajak lah Mega ke rumah temannya di daerah Canggu. Mereka berharap bisa melahirkan bayinya di sana.

Namun Mega tidak juga melahirkan di sana, oleh Luki kemudian diajak untuk pulang.

Di perjalanan, sakit perut Mega semakin menjadi-jadi.

VIRAL Kronologi Penculikan Bayi Usia 2 Bulan, Eka Tak Sadar Serahkan Anaknya Pada Orang Tak Dikenal

Bayi yang Baru Lahir Harus Tanggung Hutang BPJS Kesehatan, Begini Penjelasannya!

Singkat cerita, Mega yang dalam posisi mengandung mengalami kontraksi.

Dalam keadaan sakit perut yang semakin parah, Luki mengajak Mega mencari klinik terdekat di Jalan Tukad Petanu, Panjer.

Malam itu, pihak klinik mengatakan tidak bisa menangani dan merujuk Luki ke RS Sanglah.

Selanjutnya mereka keluar dari klinik dan melintas di Jalan Kresek, yang bukan jalan tujuan RS Sanglah.

Di perjalanan di Jalan Kresek, Mega merasakan ada air yang keluar, dan Luki menghentikan motornya dan Mega terjatuh di pinggir jalan.

Saat itulah Mega melahirkan bayinya yang berkelamin laki-laki. Luki lalu menyelimuti bayi yang tergeletak di atas rumput itu dengan sarung, berharap tidak ada yang mengetahui.

Tak lama berselang datang dua orang warga, dan membuka sarung itu dan ternyata berisi bayi laki-laki.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved