BPJS Kesehatan

Bayi yang Baru Lahir Harus Tanggung Hutang BPJS Kesehatan, Begini Penjelasannya!

BPJS Kesehatan sedang berupaya mencari jalan agar dapat melunasi hutang ke rumah sakit.

Bayi yang Baru Lahir Harus Tanggung Hutang BPJS Kesehatan, Begini Penjelasannya!
ist
BPJS Kesehatan Lowongan kerja terbaru 5 Oktober 2019 

TRIBUNJAMBI.COM - BPJS Kesehatan sedang berupaya mencari jalan agar dapat melunasi hutang ke rumah sakit.

BPJS Kesehatan terus menggenjot pemasukannya mulai dari menaikan iuran peserta hingga membebankan iuran kepada bayi yang baru lahir.

Bahkan bisa diartikan jika bayi yang baru lahir ini seolah sudah menanggung hutang lantaran defisit anggaran yang dialami BPJS Kesehatan.

16 Tahun Berpisah, Cerita si Kembar Nabila dan Nadya Bisa Bertemu dari Hal Sepele Ini di Instagram

Tak hanya itu, untuk menambah pemasukannya ditubuh BPJS Kesehatan, pemerintah telah manaikan tarif iuran peserta per-tanggal 1 januari 2020.

Tak main-main, kenaikan tarif iuran peserta BPJS Kesehatan ini meroket hingga 100 persen.

Menurut Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta (KPP) BPJS Kesehatan Cabang Bogor, Betty Ully Indria Sari Parapat menjelaskan, bayi yang baru dilahirkan harus segera mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Fachrori : Supervisi BPKP Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan

"Bayi yang baru lahir itu wajib terdaftar," kata Betty saat ditemui TribunnewsBogor.com di kantor BPJS Kesehatan Cabang Bogor yang berlokasi di Jalan Ahmad Tani, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (14/1/2020).

Menurutnya, jika bayi tersebut tidak segera di daftarkan, maka tagihannya akan tetap dihitung sejak bayi tersebut terlahir dari rahim ibunya.

Pemerintah Rencanakan Penyaluran Gas LPG 3 Kg Gunakan Skema Tertutup, Begini Penjelasannya!

Sejumlah warga saat menunggu antrean di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Bogor, Selasa (14/1/2020)
Sejumlah warga saat menunggu antrean di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Bogor, Selasa (14/1/2020) (TribunnewsBogor.com/Damanhuri)

Dengan kata lain, bayi yang baru lahir ini harus menanggung hutang BPJS Kesehatan dengan cara membayar iuran kepesertaannya sejak dilahirkan.

"Tagihannya dihitung sejak dilahirkan, misalnya baru didaftarkan beberapa bulan kemudian, maka tagihannya akan diakumulasi sejak bayi dilahirkan," terangnya.

SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Mata Najwa di Trans 7 dengan Tema Menakar Nyali KPK, Bakal Seru

Halaman
1234
Editor: heri prihartono
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved