Terbukti Bersalah, Ubedillah Anggota SMB Divonis 1 Tahun 8 bulan

Ubedillah anggota Serikat Mandiri Batanghari (SMB) divonis penjara1 tahun 8 bulan, pada Senin (23/12) di Pengadilan Negeri Jambi.

Terbukti Bersalah, Ubedillah Anggota SMB Divonis 1 Tahun 8 bulan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ubedillah anggota Serikat Mandiri Batanghari (SMB) divonis penjara1 tahun 8 bulan, pada Senin (23/12) di Pengadilan Negeri Jambi.

"Mengadili, terdakwa Ubedillah dengan hukuman 1 tahun 8 bulan penjara," kata Ketua Majelis Hakim Yandri Roni membacakan amar putusannya, Senin (23/12).

Sebelumnya Penuntut Umum Kejati Jambi menuntut Ubed dengan pidana penjara selama 2 tahun. Dengan barang berupa sebilah parang dan pecahan batu.

Berdasarkan pertimbangan majelis hakim, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah di depan umum melakukan tindak pidana secara terang-terangan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang. Perbuatan Ubed diyakini melanggar pasal 170 ayat (2)ke-1 KUHP.

Muslim Ketua SMB Divonis 4 Tahun Penjara, Buntut Pengerusakan Kantor PT WKS

Pemkab Tanjab Barat Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak

44 Kades Terpilih Resmi Dilantik, Wali Kota Sungai Penuh Berharap Rakyat Semakin Sejahtera

33 Panwascam Kota Jambi Dilantik, Bawaslu Minta Panwascam Harus Adil

Pada sidang putusan ini, Hakim Ketua Yandri Roni didampingi oleh Partono dan Annisa Bridgestriana masing-masing sebagai hakim anggota. Kemudian penuntut umum diantaranya Diah dan Dewi. Sementara terdakwa didampingi oleh penasehat hukum, Rudi dan Rahman.

Sebelumnya dalam perkara Ubedillah sidang sempat memanas saat dihadirkan saksi meringankan beberapa waktu lalu.

Salah satu terdakwa dalam kasus PT WKS dan SMB atas nama Ubedillah masuk tahap keterangan saksi dan permulaan sidang sempat memanas, pada Rabu (11/12) di Pengadilan Negeri jambi.

Awalnya kuasa hukum hadirkan empat saksi yaitu iparnya dan keponakan Ubedillah, istrinya Ubedillah dan satu pengantar. Namun majelis menolak dua saksi yaitu istri dan ipar Ubedillah karena ada hubungan keluarga.

Zuhdi selaku jaksa Kejaksaan Negeri Jambi menyatakan keberatan terhadap dua saksi ini. Zuhdi menuding keduanya sering ikut persidangan.

Rudi selaku pengacara sempat menanyakan pada Zuhdi adakah bukti.

Tapi hakim mengingatkan dua orang yang berdebat ini.

Rudi selaku pengacara menegaskan empat orang ini saksi kunci Ubedillah saat kejadian. Namun hakim tetap menolak.

"Karena dua saksi ini pernah hadir di sidang dan melihat sidang ini, jadi tidak bisa kita periksa. 'Kan dari awal sudah mengatakan, carilah saksi meringankan yang tidak tahu sama sekali di persidangan," kata Hakim Yandri Roni, Rabu (11/12).(Jaka HB)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved