44 Kades Terpilih Resmi Dilantik, Wali Kota Sungai Penuh Berharap Rakyat Semakin Sejahtera

44 Kepala Desa terpilih di Kota Sungai Penuh resmi dilantik oleh Wali Kota Sungaipenuh, H. Asafri Jaya Bakri, Senin (23/12).

44 Kades Terpilih Resmi Dilantik, Wali Kota Sungai Penuh Berharap Rakyat Semakin Sejahtera
Tribunjambi/Heru
44 Kepala Desa terpilih di Kota Sungai Penuh resmi dilantik oleh Wali Kota Sungaipenuh, H. Asafri Jaya Bakri, Senin (23/12). 

44 Kades Terpilih Resmi Dilantik, Wali Kota Sungai Penuh Berharap Rakyat Semakin Sejahtera

TRIBUNJAMBI.COM,SUNGAIPENUH - 44 kepala desa terpilih di Kota Sungai Penuh resmi dilantik, Senin (23/12). Pengambilan Sumpah Jabatan oleh Wali Kota Sungai Penuh, H. Asafri Jaya Bakri (AJB) didampingi Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh, Hj. Emizola Asafri, di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh berlangsung lancar.

Turut Hadir Wakil Wali Kota Sungai Penuh, H. Zulhelmi, Pimpinan DPRD Kota Sungai Penuh, Sekretaris Daerah, unsur forkopimda, Staf Ahli, Asisten, Kepala SKPD serta Camat Lingkup Kota Sungai Penuh.

Pelantikan ini berlangsung meriah bersamaan dengan antusiasme masyarakat yang hadir untuk memberikan dukungan kepada kepala desa masing-masing.

Rekrutmen PPK dan PPS di Bungo Dimulai Januari Mendatang, Ini Kata KPU

33 Panwascam Kota Jambi Dilantik, Bawaslu Minta Panwascam Harus Adil

12 Napi Lapas Klas IIB Kuala Tungkal Dapat Remisi Natal, Masa Tahanan Berkurang Sebulan

Suara Hanya 5 Persen, H Bakri Tak Mau Pusing Soal Hasil Survei Charta Politika

Selain itu, Wako AJB juga menyematkan tanda pangkat langsung kepada 44 kepala desa terpilih yang ditugaskan berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota.

Dalam sambutannya, Wako AJB mengingatkan kepada 44 kepala desa terpilih untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. Wako AJB juga berharap kepala desa dapat membawa peningkatan kesejahteraan dan kemandirian bagi masyarakat.

"Ciptakan desa unggulan dengan inovasi dan kreatifitas masyarakat," tutur Wako AJB.

Selain itu, Wako AJB menyatakan bahwa kepala desa yang telah dipilih oleh rakyat pada tanggal 20 Oktober 2019 itu telah sah sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di desa, yaitu sebagai kepala desa. Proses pelantikan ini sebagai proses hukum dan administrasi yang sah menurut aturan negara untuk menyatakan secara resmi tanggung jawab kepala desa.(*)

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved