Pemkab Tanjab Barat Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak

Safrial inginkan Kabupaten Tanjung Jabung Barat menjadi kota layak anak.

Pemkab Tanjab Barat Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak
Tribunjambi/Darwin
Bupati Tanjung Jabung Barat, Safrial didampingi Wakil Bupati, Amir Sakib buka secara resmi Rapat Koordinasi gugus tugas Kabupaten Layak Anak. 

Pemkab Tanjab Barat Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Safrial inginkan Kabupaten Tanjung Jabung Barat menjadi kota layak anak. Perlu penguatan komitmen dan koordinasi diantara para stakeholder/ pemangku kepentingan.

Bupati Tanjung Jabung Barat, Safrial didampingi Wakil Bupati, Amir Sakib buka secara resmi Rapat Koordinasi gugus tugas Kabupaten Layak Anak yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2kb) di Aula Kantor Bupati, Senin (23/12).

Bidang perlindungan dan pemenuhan hak anak mengadakan rapat koordinasi gugus tugas kabupaten layak anak (KLA) Kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun 2019 dengan tema "Satukan hati menuju kabupaten layak anak".

44 Kades Terpilih Resmi Dilantik, Wali Kota Sungai Penuh Berharap Rakyat Semakin Sejahtera

Rekrutmen PPK dan PPS di Bungo Dimulai Januari Mendatang, Ini Kata KPU

33 Panwascam Kota Jambi Dilantik, Bawaslu Minta Panwascam Harus Adil

Suara Hanya 5 Persen, H Bakri Tak Mau Pusing Soal Hasil Survei Charta Politika

Sebagaimana dilaporkan Kepala Dinas DP3AP2KB, Ahmad Palloge, merupakan ini merupakan upaya percepatan mewujudkan Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai Kota/Kabupaten Layak Anak.

Selain itu juga dalam rangka mendorong atau pemangku kepentingan untuk segera mengambil langkah-langkah dalam percepatan mewujudkan layanan di Kabupaten Tanjung Barat.

Sementara itu, Bupati Tanjung Jabung Barat, Safrial mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas penandatanganan deklarasi komitmen bersama mewujudkan Kabupaten Tanjung Jabung Barat layak anak ada tahun lalu.

Bupati menambahkan poin terpenting dari proses pengembangan KLA yaitu penguatan Komitmen dan koordinasi diantara para stakeholder/ pemangku kepentingan dalam pemenuhan hak-hak anak yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Untuk itu peran seluruh stakeholder /pemangku kepentingan pemerintah, masyarakat dan dunia usaha serta media harus dapat bahu-membahu untuk mewujudkannya," ujarnya.

“Kita masih punya waktu sampai dengan akhir Maret 2020 untuk mengumpulkan data dalam indikator KLA, saya ingin Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada tahun 2020 nanti bisa mendapatkan predikat kabupaten layak anak, minimal kategori pertama, “ tegasnya. (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved