12 Napi Lapas Klas IIB Kuala Tungkal Dapat Remisi Natal, Masa Tahanan Berkurang Sebulan

Memasuki Natal 2019 dan tahun baru 2020, 12 narapidana Lapas Klas IIB Kuala Tungkal mendapatkan remisi.

12 Napi Lapas Klas IIB Kuala Tungkal Dapat Remisi Natal, Masa Tahanan Berkurang Sebulan
Tribunjambi/Darwin
Kasi Binadik dan Giatja Lapas Klas IIB Kuala Tungkal, Haszuwan Affandi. 

12 Napi Lapas Klas IIB Kuala Tungkal Dapat Remisi Natal, Masa Tahanan Berkurang Sebulan

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Memasuki Natal 2019 dan tahun baru 2020, 12 narapidana Lapas Klas IIB Kuala Tungkal mendapatkan remisi.

Kepala Lapas Kelas II B Kuala Tungkal, Imam Siswoyo, melalui Kasi Binadik dan Giatja, Haszuwan Affandi, mengatakan pemberian remisi masih bersifat usulan ke Kementrian Hukum dan HAM dan telah diterima.

Dia mengatakan, dari 25 narapidana yang beragama Kristen terdapat 12 orang mendapatkan remisi dari Kemenkumham.

"Remisi Natal 2019 Lapas Klas IIB Kuala Tungkal memberikan remisi untuk 12 narapidana. Dan itu berdasarkan usulan yang kita berikan ke Kemenkumham," katanya kepada Tribunjambi.com, Senin (23/12/2019).

Pelabuhan Tungkal Mulai Ramai Pemumpang Jelang Libur Natal, Kapolres Ingatkan Jaga Keselamatan

Sudirman Ditunjuk Jadi Pelaksana Harian Sekda Provinsi Jambi Gantikan M Dianto

Temukan Empat Korban, Petugas Hentikan Pencarian Penambang PETI di Merangin, Ini Alasan Basarnas

Ini Identitas 4 Korban PETI di Merangin yang Berhasil Ditemukan, Tiga Orang Asal Pati Jawa Tengah

Setiap orang tersebut mendapatkan pemotongan masa tahanan (remisi red) yang berbeda beda. Besaran waktu remisi itu diantaranya 15 hari, 1 bulan dan 1 bulan 15 hari.

"Satu narapida mendapatkan RK II (bebas)," ungkapnya.

Sebelumnya usulan remisi tersebut dalam memperingati perayaan Natal tahun 2019 dan tahun baru bagi 12 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) klas II B Kuala Tungkal.

Dengan pemberian ini, sebagai pelaksanaan pelayanan pembinaan, Haszuwan berharap mereka yang menerima remisi dapat membawa perubahan terhadap dirinya sendiri dengan bertobat.

"Hendaknya dengan pemberian remisi ini orang (warga binaan) dapat bertobat, menjadi orang baik. Menjadi warga negara yang patuh dan taat pada aturan hukum yang berlaku," ujarnya.

Tentunya hal ini diharapkan dapat memacu semangat Warga Binaan Pemasyarakatan dalam mengikuti pembinaan di Lapas/Rutan.

Kasi Binadik dan Giatja itu juga mengharapkan dengan pemberian remisi tersebut bisa memacu narapidana lain untuk berkelakuan baik. Sebab kelakuan baik merupakan salah satu syarat agar narapidana mendapat remisi.

"Intinya mereka harus punya komitmen kuat untuk menjadi pribadi yang lebih baik," ujarnya. (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved