Siapa Erizal Zuhry Sidabutar?Anggota Kopassus yang Gugur Akibat Kontak Senjata Dengan KBB Papua
Seorang anggota Kopassus bernama Lettu Erizal Zuhri Sidabutar gugur akibat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua
TRIBUNJAMBI.COM - Seorang anggota Kopassus bernama Lettu Erizal Zuhri Sidabutar gugur akibat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua.
Dalam kontak senjata dengan KKB di Papua, seorang anggota Kopassus bernama Lettu Inf Erizal Zuhri Sidabutar dikabarkan gugur.
Seluruh bangsa Indonesia berduka dengan gugurnya Lettu Inf Erizal Zuhri Sidabutar saat bertugas di Papua.
• Sudah 80 Persen Tanah Kas Desa Dijual, Hakim: Kenapa Berani Jual?
• Bercelana Pendek Ketat, Puluhan Wanita Pemandu Lagu Digiring, di Perjalanan yang Terjadi Kemudian
Sebelum gugur sosok Lettu Inf Erizal Zuhri Sidabutar sempat mengunggah foto di atas pesawat baling-baling. Dia kemudian menuliskan tiga kata saja: OTW Kampung Halaman...
Sekadar diketahui, baku tembak antara TNI-Polri dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali terjadi di Papua, pada Selasa (17/12/2019) sekitar pukul 15.30 WIT.
Peristiwa ini terjadi di Kampung Kolaps dan Kampung Wabui, Intan Jaya dan mengakibatkan dua prajurit TNI, Lettu Inf Erizal Zuhri Sidabutar dan Serda Rizky terluka parah.
Tak lama setelah kejadian itu, Lettu Inf Erizal Zuhri Sidabutar gugur akibat luka yang ia derita dalam kontak senjata tersebut.
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw membenarkan telah terjadi baku tembak antara aparat keamanan dengan KKB Papua di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.
• Dandim Ganti, Bupati Sarolangun Singgung Ini
• Apakah Arti Mimpi Bertemu Orang yang sudah Meninggal? Menurut Primbon Jawa Artinya Pesan
"Distrik Sugapa tadi siang informasinya ada kontak (senjata) tapi sampai sekarang kita agak kesulitan juga karena satgas ini bergerak dengan cepat untuk mengatasi KKB," ujarnya kepada Kompas.com, Selasa (17/12/2019) malam.
Paulus menyebut, KKB yang terlibat kontak senjata merupakan kelompok pimpinan Lekagak Telenggen yang sebelumnya bermarkas di Lanny Jaya.
Saat ini, kata dia, personel Gabungan TNI-Polri masih berusaha mengejar kelompok tersebut.
"Kapolres tadi saya cek kondisi Sugapa aman. Ada indikasi kelompok Lekagak Telenggen kurang lebih 3-4 jam keluar, posisinya agak jauh, makanya kita kesulitan mendapatkan kontak," tuturnya.
Paulus Waterpauw menambahkan, saat ini sejumlah kelompok KKB Papua dilaporkan berada di sekitar wilayah Kabupaten Intan Jaya.
Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Intan Jaya Yoakim Mujizau menyebut akibat kontak senjata tersebut masyarakat kini dalam kondisi ketakutan.
"Masyarakat ini serba salah, kalau mereka lari ke hutan mereka nanti dapat serang dari KKB. Tapi kalau mereka di kota nanti mereka diinterogasi oleh aparat," tutur Yoakim.