Asiang Divonis 2,5 Tahun, Ini Perannya Dalam Kasus Suap Ketok Palu

Jeo Fandy Yoesman alias Asiang divonis 2,5 tahun dalam perkara suap ketok palu APBD Jambi 2018, pada Selasa (10/12).

Asiang Divonis 2,5 Tahun, Ini Perannya Dalam Kasus Suap Ketok Palu
Tribunjambi/Jaka HB
Jeo Fandy Yoesman alias Asiang divonis 2,5 tahun dalam perkara suap ketok palu APBD Jambi 2018, pada Selasa (10/12). 

Asiang Divonis 2,5 Tahun, Ini Perannya Dalam Kasus Suap Ketok Palu

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jeo Fandy Yoesman alias Asiang divonis 2,5 tahun dalam perkara suap ketok palu APBD Jambi 2018, pada Selasa (10/12).

"Menjatuhkan pidana penjara selama 2 rahun 6 bulan," kata Victor Togi Rumahorbo selaku ketua majelis hakim di Pengadilan Tindak pidana Korupsi Jambi.

Selain itu juga dikenai denda 250 jura dan subsidair 4 bulan. Hal ini sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum KPK.

Sebelumnya diketahui Jeo Fandy Yoesman alias Asiang dituntut penjara 2 tahun 6 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK, Selasa (26/11) lalu.

Selain itu juga dikenai denda 250 juta dan jika tidak dibayarkan akan diganti penjara 4 bulan.

KPU Umumkan Syarat Dukungan Calon Perorangan di Pilkada Batanghari 2020

Satu Tersangka Karhutla Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Muarojambi

Akhir Tahun, Serapan Anggaran Pemprov Jambi Baru 73 Persen

Musnahkan Barang Bukti, Kejari Batanghari Bakar Motor, Sabu, Ganja hingga Celana Dalam

Asiang diketahui sebelumnya turut serta memberikan uang 5 miliar untuk Arfan mantan plt kepala dinas PUPR dan kemudian didistribusikan untuk anggota DPRD Provinsi Jambi sebagai suap RAPBD Provinsi Jambi 2018.

Perbuatan Asiang bersama-sama dengan Arfan, Erwan Malik, Saipudin dan Zumi zola memberikan atau menjanjikan sesuatu berupa uang 5 miliar pada anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019 sebanyak 5 miliar rupiah. Hal ini diatur dan diancam pidana pasal 5 ayat (1) huruf a UU Republik Indonesia Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sebagaimana sudah diubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(Jaka HB)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved