275 Sumur Minyak Ilegal Ditutup

Siapa Sebenarnya Pemodal Sumur Minyak Ilegal di Jambi? Hari Ini Bakal Tanda Tangan Pernyataan

Penertiban keberadaan sumur Illegal drilling pada hari kedua dipimpin AKBP Heru, Wadir Shabara Polda Jambi dan Kapolres Batanghari, AKBP Rico.

Siapa Sebenarnya Pemodal Sumur Minyak Ilegal di Jambi? Hari Ini Bakal Tanda Tangan Pernyataan
Tribunjambi.com/Muhammad Ferry Fadly
Polda Jambi dan tim gabungan TNI, pemda, dan kejaksaan menutup 275 lubang sumur minyak ilegal di wilayah Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, Selasa (3/12/2019). 

Siapa Sebenarnya Pemodal Sumur Minyak Ilegal di Jambi? Hari Ini Bakal Tanda Tangan Pernyataan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sekira 150 personel Polri, TNI, pemda dan kejaksaan dikirim untuk penertiban sumur minyak ilegal di Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Sarolangun.

Penertiban dilakukan selama lima hari, mulai Senin-Jumat (2-7/12).

Penertiban keberadaan sumur Illegal drilling pada hari kedua dipimpin AKBP Heru, Wadir Shabara Polda Jambi dan Kapolres Batanghari, AKBP Rico.

BREAKING NEWS 275 Sumur Minyak Ilegal di Batanghari dan Sarolangun Disapu Tim Gabungan

Wacana Presiden 3 Periode, Fadli Zon: Jokowi Tersudut, Sudjiwo Tejo Ungkap Kehati-hatian

Keluarga Jokowi Ramai-ramai Nyalon Kepala Daerah, Taktik Jitu Mulai Bangun Dinasti Baru?

Direktur Reserse Kriminal Khusus, Kombes Pol Thein Tabero, mengatakan pada hari kedua tim gabungan Satgas penertiban Sumur Ilegal Driling telah menutup sebanyak 275 sumur.

Rinciannya 245 sumur di wilayah Kabupaten Batanghari dan 30 sumur di Kabupaten Sarolangun.

Bagaimana sumur minyak sebanyak itu bisa muncul dan siapa saja cukongnya?

Pihak terkait belum memberikan rilis secara rinci. Namun informasi yang dihimpun Tribunjambi.com menyebutkan bahwa ada pemodal-pemodal untuk sumur minyak itu.

Hari ini dijadwalkan pemodal itu dipanggi untuk menandatangani pernyataan tidak melakukan tindakan ilegal lagi.

Petugas berusaha memadamkan api di bekas sumur minyak ilegal yang terbakar di Desa Bungku, Batanghari.
Petugas berusaha memadamkan api di bekas sumur minyak ilegal yang terbakar di Desa Bungku, Batanghari. (ist)

Sebelumnya, Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS, pada Senin (2/12) lalu menegaskan jika masih ada peralatan yang berada di lokasi maka akan ada penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku karena tahap sosialisasi sudah berakhir.

"Pantauan di lapangan beberapa hari lalu masih ada peralatan yang berada di lapangan dan hari ini jika masih ada peralatan maka akan kita buat tidak berfungsi," tegasnya.

Ia juga meminta kepada para pelaku praktik illegal drilling agar untuk segera keluar dari lokasi.

"Para pelaku maupun yang ada dugaan dibekingi oleh aparat agar segera meninggalkan tempat sesuai batas waktu yang ditentukan. Jika masih bandel akan kami tindak," kata Muchlis AS.(Ferry Fadly / Tribunjambi.com)

Kendaraan Mati Pajak Kena Tilang? Begini Kata Direktur Lalu Lintas Polda Jambi

#RockyGerungMenghinaPresiden Trending di Twitter, ILC Hapus Video Pernyataan Rocky Gerung

Kondisi Ashanty Makin Parah? Tubuhnya Makin Kurus hingga Berat Badan Turun 4 Kg, Dokter Mulai Pasrah

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved